Dari Merawat hingga Memanen, SAE Lapas Tabanan Jadi Ruang Belajar Warga Binaan

Selasa, 20 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudapost.id Tabanan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan melaksanakan panen jagung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Kebun Lapas, Selasa (20/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang memberi kesempatan kepada Warga Binaan untuk belajar melalui proses pertanian secara langsung.

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan terlibat dalam rangkaian pekerjaan mulai dari mengolah lahan, menanam, merawat tanaman hingga memanen hasilnya. Setiap tahapan memberi pengalaman berbeda, sekaligus memperkenalkan bahwa hasil pertanian membutuhkan proses yang dijalani secara berkelanjutan.

Ketua Pokja Ketahanan Pangan, Nur Bagus Wahyudi, menjelaskan bahwa kegiatan pertanian di SAE Kebun Lapas dirancang sebagai ruang belajar yang berkelanjutan. Pengalaman selama mengikuti setiap tahapan budidaya diharapkan membantu Warga Binaan memahami proses kerja pertanian sekaligus mengembangkan kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan pertanian seperti ini, Warga Binaan tidak hanya belajar keterampilan, tetapi juga dapat melihat hasil dari proses yang mereka jalani. Ini menjadi bagian dari pembinaan yang kami harapkan dapat memberikan bekal positif untuk kehidupan mereka setelah selesai menjalani masa pidana,” ujar Nur Bagus.

Panen kali ini menghasilkan 15 kilogram jagung yang dipasarkan dengan harga Rp15.000 per kilogram. Hasil tersebut menjadi bagian dari pengalaman praktik yang menghubungkan pekerjaan selama masa pembinaan dengan kegiatan produktif yang dapat dipelajari dan dikembangkan.

Pengalaman itu turut dirasakan Gede A., Warga Binaan yang mengikuti kegiatan pertanian di SAE Kebun. “Selama di SAE Kebun, saya mendapat banyak pengalaman tentang bercocok tanam. Keberhasilan panen berkali-kali membuat kami merasa senang karena apa yang kami kerjakan memberikan hasil yang nyata,” ungkapnya.

Melalui kegiatan pertanian di SAE, Lapas Tabanan memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk belajar dari proses yang mereka jalani, bukan hanya dari hasil akhirnya. Pengalaman merawat tanaman hingga masa panen diharapkan menjadi bekal keterampilan yang dapat dikembangkan untuk mendukung kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat.

Kontributor: Humas Lapas Tabanan.isk 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Evaluasi Dan Pembaharuan Kerja Langkah Kanwil Ditjenpas Bali Tingkatkan Efektifitas Kerja
75 Tahun Humas Polri: Polres Bangli Gelar Donor Darah, Wujud Polisi Bersama Masyarakat
Jaga Stabilitas Kamtibmas, Kapolres Badung Tekankan Kesiapan dan Pengendalian Diri
Perkuat Tata kelola Digital Pemasyarakatan Pusdatin KP Lakukan Studi Lapangan Di Bali
Setetes Darah, Sejuta Harapan: Sihumas Polres Badung Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75
Polri Ungkap Jaringan Penyelundupan Baby Lobster Lintas Negara, Dua Pelaku Ditangkap
Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Divhumas Polri Gelar Bakti Sosial untuk Lansia dan Anak Yatim
Dukung Budaya Integritas,Kanwil Ditjenpas Bali Dampingi APBI Bapas Denpasar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:52

Evaluasi Dan Pembaharuan Kerja Langkah Kanwil Ditjenpas Bali Tingkatkan Efektifitas Kerja

Selasa, 20 Oktober 2026 - 15:08

Dari Merawat hingga Memanen, SAE Lapas Tabanan Jadi Ruang Belajar Warga Binaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:21

Jaga Stabilitas Kamtibmas, Kapolres Badung Tekankan Kesiapan dan Pengendalian Diri

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:57

Perkuat Tata kelola Digital Pemasyarakatan Pusdatin KP Lakukan Studi Lapangan Di Bali

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:34

Setetes Darah, Sejuta Harapan: Sihumas Polres Badung Gelar Donor Darah Sambut HUT ke-75

Berita Terbaru