Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser terus memperkuat komitmen pembangunan Zona Integritas. Langkah ini diwujudkan melalui peningkatan kesiapsiagaan, kedisiplinan petugas, serta optimalisasi pelayanan prima bagi Warga Binaan maupun masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan oleh Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban (Kasubsi Kamtib) Surdin Derlen, bersama Kepala Urusan Tata Usaha M. Alhamid, dalam agenda koordinasi dan evaluasi kinerja jajaran Kamtib di Aula Lapas Geser, Rabu (28/10).
Pelaksanaan agenda startegis yang bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 tahun 2026 ini menjadi ruang refleksi bersama. Tujuannya adalah menguatkan kembali spirit seluruh jajaran agar dapat mengimplementasikan tugas secara humanis dengan tetap mematuhi SOP yang berlaku. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pengamanan ini memfokuskan pembahasan pada beberapa poin penting, mulai dari kesiapan personel, pelaksanaan tugas pengamanan, pengawasan lingkungan, wartelsuspas, hingga standardisasi pelayanan.
Dalam arahannya, Kasubsi Kamtib Lapas Geser, Surdin Derlen, menekankan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus menjadi pemantik persatuan dan kedisiplinan. Menurutnya, disiplin merupakan fondasi utama kesiapan petugas, baik di unsur pengamanan maupun staf administrasi, mulai dari tingkat kehadiran, kedisiplinan apel, hingga kelengkapan atribut pakaian dinas.
Selain itu, Surdin menginstruksikan peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Ia meminta petugas rutin melaksanakan kontrol keliling berkala dan memperketat pengawasan terhadap fasilitas Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas) untuk mengantisipasi penyalahgunaan ruang komunikasi.
“Setiap petugas harus meningkatkan kewaspadaan. Potensi gangguan keamanan sekecil apa pun harus dikenali dan dilaporkan secara cepat serta berjenjang. Terapkan pelayanan humanis melalui komunikasi persuasif dan hormati hak-hak Warga Binaan. Tugas kita adalah mengawal stabilitas kamtib agar proses pembinaan berjalan optimal. Oleh karena itu, integritas petugas bersifat mutlak,” tegas Surdin.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Urusan Tata Usaha, M. Alhamid, menyoroti pentingnya tata kelola administrasi yang tertib sebagai bagian dari penegakan integritas institusi. Kesiapan administrasi dinilai krusial dalam mendukung kelancaran seluruh program kerja di Lapas Geser.
“Kedisiplinan dan tertib administrasi adalah kunci utama mewujudkan birokrasi yang bersih dan melayani. Seluruh pegawai harus bersinergi menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga citra positif institusi pemasyarakatan,” ujar Alhamid.
Menambahkan arahan tersebut, Staf Kamtib Lapas Geser, Abdul Salim, menekankan pentingnya konsistensi dalam menerapkan prosedur pengamanan secara tegas namun tetap humanis. “Keseimbangan ini dinilai penting untuk membangun komunikasi yang baik dengan Warga Binaan guna menciptakan suasana lapas yang aman dan kondusif,” jelas Abdul Salim.
Melalui agenda koordinasi ini, Lapas Geser berkomitmen penuh mendorong seluruh jajaran untuk bertugas secara profesional dan berintegritas tinggi. Sinergi yang solid ini menjadi bukti nyata kesiapan Lapas Geser dalam menyukseskan program pembinaan sekaligus menjaga stabilitas keamanan di dalam pemasyarakatan.



















