JUMPA TOKOH: Kak Susanto Liputo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Pelopor dan Agen Perubahan Melalui Karya Nyata

Jumat, 30 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID, KABUPATEN GORONTALO – Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menjadi kekuatan sosial yang mampu menghadirkan perubahan positif di tengah masyarakat. Pramuka tidak boleh hanya dikenal melalui seragam, kegiatan perkemahan, maupun keterampilan kepramukaan, tetapi harus mampu membuktikan eksistensinya melalui pengabdian dan karya nyata. Pesan tersebut menjadi bagian dari program  JumpaTokoh yang dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026.

Pesan inspiratif tersebut disampaikan Kak Susanto Liputo, Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Gorontalo, bertempat di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Dalam kesempatan tersebut, Kak Susanto mengajak seluruh anggota Gerakan Pramuka untuk memperkuat semangat kepanduan dengan menjadikan nilai-nilai kepramukaan sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, generasi muda, khususnya anggota Gerakan Pramuka, harus tampil sebagai pelopor sekaligus agen perubahan yang memiliki karakter kuat, integritas, kedisiplinan, kepedulian sosial, serta mental kepemimpinan.

Ia menegaskan bahwa Pramuka wajib menjadi garda terdepan dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

“Semangat kepanduan tidak boleh berhenti pada hafalan Dasa Darma atau keterampilan tali-temali saja, melainkan harus diwujudkan menjadi aksi nyata yang berdampak langsung pada lingkungan sekitar,” tegas Kak Susanto.

Komitmen, Konsisten, dan Konkret Menjaga Marwah Pramuka

Kak Susanto menekankan bahwa setiap anggota Pramuka harus memiliki tiga prinsip utama, yaitu komitmen, konsisten, dan konkret dalam menjaga marwah Gerakan Pramuka.

Komitmen berarti memiliki kesungguhan dalam menjalankan nilai-nilai kepramukaan. Konsisten berarti terus menjaga sikap, perilaku, dan semangat pengabdian. Sementara konkret berarti mampu membuktikan seluruh komitmen tersebut melalui tindakan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan kepramukaan tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu membentuk pribadi yang mandiri, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi lingkungan.

Empat Implementasi Karya Nyata Pramuka

Kak Susanto juga menguraikan empat bentuk pengabdian yang perlu menjadi perhatian seluruh anggota Gerakan Pramuka.

1. Aksi Sosial dan Kemanusiaan

Pramuka harus memiliki kepekaan sosial dan semangat kemanusiaan. Anggota Pramuka diharapkan sigap membantu masyarakat ketika terjadi bencana alam, aktif dalam kegiatan donor darah, bakti sosial, serta berbagai kegiatan kemanusiaan lainnya.

2. Pelestarian Lingkungan

Pramuka harus menjadi pelopor gerakan peduli lingkungan melalui kampanye pengurangan sampah plastik, penanaman pohon, penghijauan, pembersihan sungai dan pantai, serta menjaga kebersihan fasilitas umum.

3. Pemberdayaan Masyarakat

Pramuka juga harus mampu berkontribusi meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan teknologi digital, pengembangan kreativitas, hingga kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi.

4. Edukasi Sebaya dan Literasi Digital

Di tengah perkembangan teknologi informasi, anggota Pramuka harus menjadi teladan dalam menyebarkan konten positif, memerangi hoaks, serta mengajak generasi muda menjauhi penyalahgunaan narkoba, judi online, perundungan, dan berbagai perilaku negatif lainnya.

Tri Satya dan Dasa Darma Harus Diamalkan

Lebih lanjut, Kak Susanto mengingatkan bahwa Kode Kehormatan Gerakan Pramuka, yakni Tri Satya dan Dasa Darma, harus benar-benar dipahami, dihayati, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Begitu pula prinsip Bina Diri, Bina Satuan, dan Bina Masyarakat serta Sistem Among yang menjadi landasan penting dalam pendidikan kepramukaan.

Seluruh prinsip tersebut tidak boleh hanya menjadi hafalan atau slogan, melainkan harus tercermin dalam sikap, perilaku, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial setiap anggota Pramuka.

Pramuka Harus Menjadi Teladan di Tengah Masyarakat

Kak Susanto berharap Gerakan Pramuka di Gorontalo terus berkembang menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan, tetapi juga memiliki karakter, moralitas, dan kepedulian terhadap persoalan bangsa.

Ia mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka, mulai dari gugus depan, kwartir ranting, kwartir cabang hingga kwartir daerah, untuk terus memperkuat pembinaan dan menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Jangan hanya bangga ketika mengenakan seragam Pramuka, tetapi banggalah ketika kehadiran kita mampu memberikan manfaat bagi orang lain. Jadilah Pramuka yang bisa dipercaya, memiliki kepedulian, dan berani melakukan perubahan melalui karya nyata,” pesannya.

Ia menegaskan bahwa Pramuka sejati bukan hanya mereka yang aktif dalam kegiatan organisasi, melainkan mereka yang mampu menjaga kehormatan diri, mengamalkan nilai-nilai kepramukaan, serta memberikan kontribusi positif di mana pun berada.

Melalui program  JumpaTokoh yang berlangsung di Bumi Perkemahan Bongohulawa, pesan Kak Susanto Liputo menjadi pengingat bahwa Gerakan Pramuka harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati dirinya.

Pramuka harus hadir bukan sekadar sebagai organisasi kepanduan, tetapi sebagai gerakan pendidikan karakter, gerakan kemanusiaan, dan gerakan pengabdian yang melahirkan generasi tangguh, mandiri, berintegritas, serta bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Facebook Comments Box

Penulis : SL

Editor : RK

Sumber Berita: SL

Berita Terkait

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja: Amanah Besar, Kades Terpilih Harus Rangkul Seluruh Warga Tanpa Beda Pilihan
Kerinduan Warga Terobati, Reses Meyke Camaru di Heledulaa Diwarnai Teriakan “Wali Kota!”
Eceng Gondok Menumpuk di Pintu Air Bedeng KW 13 Diangkut, PJT II H. Golun dan Unsur Wilayah Turun Langsung
DATA PENSIUN DIDUGA TIDAK SESUAI, KANTOR HUKUM NAWAWI & ASSOCIATES DESAK TASPEN GORONTALO BUKA KLARIFIKASI
Ketua PA Limboto Faisal Sastra Maryono Rivai Gaungkan Semangat Pemuda dan Apresiasi Pengabdian Dokter Senior
Ketua IDI Kabgor dr. Jeinfer Rivian Lestyorini Apresiasi Dedikasi Dokter dalam Pelayanan Kesehatan
Pemkab Gorontalo Apresiasi Dedikasi Dokter pada Hari IDI ke-76
Hari Sumpah Pemuda ke-98, Susanto Liputo Ajak Pemuda Gorontalo Berkarya Nyata untuk Bangsa
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 01:25

Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja: Amanah Besar, Kades Terpilih Harus Rangkul Seluruh Warga Tanpa Beda Pilihan

Rabu, 4 November 2026 - 20:25

Kerinduan Warga Terobati, Reses Meyke Camaru di Heledulaa Diwarnai Teriakan “Wali Kota!”

Senin, 2 November 2026 - 14:57

Eceng Gondok Menumpuk di Pintu Air Bedeng KW 13 Diangkut, PJT II H. Golun dan Unsur Wilayah Turun Langsung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12

JUMPA TOKOH: Kak Susanto Liputo Tegaskan Pramuka Harus Jadi Pelopor dan Agen Perubahan Melalui Karya Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:31

DATA PENSIUN DIDUGA TIDAK SESUAI, KANTOR HUKUM NAWAWI & ASSOCIATES DESAK TASPEN GORONTALO BUKA KLARIFIKASI

Berita Terbaru

Kabupaten Bone Bolango

Kejati Gorontalo Resmi Buka 15 Layanan Publik Gratis dan Konsultasi Hukum

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:18