Garudapost.id-Piru/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru berhasil memanen sebanyak 1.079 buah mangga dalam panen perdana yang berlangsung pada Rabu (4/11). Panen ini menjadi bagian dari upaya pemanfaatan lahan produktif dan penguatan program ketahanan pangan, sekaligus menghadirkan kebersamaan antara pegawai dan Warga Binaan melalui hasil tanaman yang dirawat bersama.
Sebanyak tiga pohon mangga yang dipanen terdiri atas dua pohon jenis Harum Manis dan satu pohon Manalagi, dari total delapan pohon mangga yang sedang berbuah di lingkungan Lapas Piru. Hasil panen kemudian dibagikan kepada seluruh pegawai dan Warga Binaan untuk dinikmati bersama sebagai bentuk kebersamaan dan apresiasi atas pemeliharaan tanaman hingga menghasilkan buah.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan panen perdana tersebut. Ia menilai hasil panen bukan sekadar buah dari tanaman yang produktif, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dalam merawat dan menjaga lingkungan.
“Panen ini menjadi kebahagiaan bersama. Mangga yang kita nikmati hari ini merupakan hasil dari kesabaran dan kepedulian dalam merawat tanaman. Saya berharap kebersamaan dalam menjaga pohon mangga hingga masa panen terus dipertahankan, sehingga hasilnya dapat dinikmati bersama oleh seluruh keluarga besar Lapas Piru,” ujar Hery.
Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Ode Mustafa, menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan produktif melalui penanaman tanaman buah merupakan langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mengembangkan potensi lingkungan Lapas Piru.
“Keberhasilan panen ini menjadi motivasi untuk terus merawat dan mengembangkan tanaman produktif. Dengan pemeliharaan yang berkelanjutan, lahan yang tersedia dapat memberikan manfaat nyata,” ungkap Ode.
Sementara itu, Warga Binaan berinisial S mengungkapkan rasa senangnya dapat menikmati hasil panen bersama pegawai.
“Senang rasanya bisa menikmati mangga yang dirawat bersama hingga berbuah. Ini mengajarkan kami untuk sabar, menjaga, dan menghargai hasil dari usaha bersama,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Piru terus mendorong pemanfaatan lahan produktif sebagai bagian dari ketahanan pangan sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian di lingkungan Pemasyarakatan.



















