Evaluasi Tata Kelola Layanan, Lapas Tabanan Dorong Perbaikan Berkelanjutan

Kamis, 5 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

garudapost.id Tabanan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan mengikuti kegiatan entry meeting monitoring dan evaluasi (monev) tata kelola layanan keimigrasian dan pemasyarakatan, Rabu (04/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pelayanan berjalan sesuai arah kebijakan serta mengidentifikasi aspek yang masih memerlukan perhatian.

Kegiatan berlangsung secara hybrid. Kepala Lapas Tabanan, Basuki Raharjo, hadir langsung di Lapas Kelas IIA Kerobokan, sedangkan jajaran Lapas Tabanan lainnya mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom dari Ruang Rapat Lapas Tabanan.

Dalam arahannya, Staf Khusus Kementerian, Heru Dwi Pratondo, menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi dilakukan untuk memperoleh gambaran aktual mengenai kondisi pelayanan dan tata kelola di Kantor Wilayah maupun Unit Pelaksana Teknis. Kegiatan ini juga bertujuan mengidentifikasi persoalan, hambatan, serta dukungan yang diperlukan dalam pelaksanaan program prioritas dan arahan pimpinan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah faktor yang dapat memengaruhi tata kelola layanan turut menjadi perhatian, di antaranya godaan keuntungan pribadi, tekanan atau ancaman, perintah atasan, serta kebiasaan menyimpang yang dapat saling berkaitan. Faktor-faktor tersebut menjadi pengingat bahwa kualitas pelayanan tidak hanya bergantung pada prosedur, tetapi juga pada integritas dan perilaku setiap petugas dalam menjalankan tugas.

Kalapas Tabanan, Basuki Raharjo, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk melihat kembali kendala dalam pelaksanaan tata kelola pelayanan. “Melalui monitoring dan evaluasi ini, kita dapat mengetahui hal-hal yang masih menjadi kendala dalam pelaksanaan pelayanan. Dengan demikian, fokus perbaikan dapat ditentukan dan segera ditindaklanjuti sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Setiap persoalan yang ditemukan perlu ditangani sesuai kewenangan dengan langkah yang nyata, terukur, dan berkelanjutan. Hasil evaluasi diharapkan menjadi pijakan bagi jajaran dalam menjaga kualitas tata kelola pelayanan di lingkungan Pemasyarakatan.

Kontributor: Humas Lapas Tabanan.isk 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Monotoring Dan Evaluasi Di Bali Momentum Pembenahan Layanan Pemasyarakatan
Bersama Bendesa dan Pecalang, Bhabinkamtibmas Lembongan Sambangi Warga Pendatang
Samapta Polres Klungkung Patroli Dialogis di Pelabuhan Tribuana
Samapta Polres Klungkung Patroli Dialogis di Pelabuhan Tribuana
Jaga Wisata Tetap Ajeg Bali, Kapolres Bangli Sinergi dengan Bendesa dan Pokdarwis Tibumana
Sambangi Obvit SPBU Seputaran Kota, Polsek Bangli dipimpin Pawas Cek Ketersediaan BBM
Perkuat Komitmen Persyaratan Kanwil Ditjenpas
Wakapolda Bali Turun Langsung Pantau Rekayasa Lalu Lintas, Tiga Titik Strategis Jadi Sasaran Pemetaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:30

Monotoring Dan Evaluasi Di Bali Momentum Pembenahan Layanan Pemasyarakatan

Kamis, 5 November 2026 - 08:10

Evaluasi Tata Kelola Layanan, Lapas Tabanan Dorong Perbaikan Berkelanjutan

Rabu, 4 November 2026 - 17:35

Bersama Bendesa dan Pecalang, Bhabinkamtibmas Lembongan Sambangi Warga Pendatang

Rabu, 4 November 2026 - 17:32

Samapta Polres Klungkung Patroli Dialogis di Pelabuhan Tribuana

Rabu, 4 November 2026 - 17:27

Samapta Polres Klungkung Patroli Dialogis di Pelabuhan Tribuana

Berita Terbaru