Diduga Luput Terpantau, Anak 7 Tahun Kritis Akibat DBD di Deli Serdang

Rabu, 4 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID | DELI SERDANG – Penanganan medis Puskesmas Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, menjadi sorotan setelah seorang anak berusia 7 tahun mengalami kondisi kritis akibat Demam Berdarah Dengue (DBD).

Berdasarkan keterangan orang tua, pasien pertama kali dibawa ke Puskesmas Talun Kenas pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Setelah menjalani pemeriksaan darah, pasien disebut hanya dinyatakan mengalami demam biasa.

Namun, kondisi anak justru memburuk pada hari berikutnya. Demam tinggi disertai rasa sakit di sekujur tubuh membuat orang tua kembali membawanya ke puskesmas pada Rabu (4/11/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokter kemudian menyarankan agar pasien segera dibawa ke rumah sakit. Namun, orang tua mengaku tidak menerima surat rujukan dari pihak puskesmas.

Setibanya di rumah sakit, hasil pemeriksaan menunjukkan pasien positif DBD dengan jumlah trombosit hanya 55 ribu per mikroliter darah. Kondisinya dilaporkan kritis hingga harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius mengenai ketelitian pemeriksaan awal, pemantauan perkembangan pasien, serta pertimbangan medis dalam menentukan langkah penanganan.

Puskesmas Talun Kenas didesak memberikan penjelasan terbuka terkait hasil pemeriksaan darah pertama, diagnosis awal, serta alasan tidak diberikannya surat rujukan sebagaimana dikeluhkan keluarga pasien.

Keselamatan pasien harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai keluhan masyarakat dianggap sepele tanpa pemeriksaan dan pemantauan yang memadai.

Evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan medis sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang dan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan tetap terjaga.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Puskesmas Talun Kenas terkait keluhan keluarga pasien.

Facebook Comments Box

Penulis : S Tarigan

Editor : S Tarigan

Sumber Berita: S Tarigan

Berita Terkait

Program Pembebasan Denda Administrasi PBB-P2 Berakhir, Dispenda Hasilkan Rp. 432 Juta
Sat Lantas Polres Toba Bagikan Stiker dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Kepada Pengemudi Angkot Saat Operasi Patuh Toba 2026
Karutan Balige Ajak Wartawan dan LSM Perkuat Sinergi, Tegaskan Terbuka Terhadap Kritik dan Masukan
Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Toba Distribusikan 2,2 Ton Benih Bawang Merah kepada 14 Kelompok Tani
Bambang, S. Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPC AJUDAN Kabupaten Langkat
Wabup Toba Tinjau Pantai Pasir Putih Parparean, Dorong Penataan dan Pengembangan Wisata
Wabup Toba Tekankan Pentingnya Kenyamanan dan Keamanan Lingkungan Kerja
Kejari Toba Monitoring Program Pembangunan dan Revitalisasi Empat Satuan Pendidikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:32

Diduga Luput Terpantau, Anak 7 Tahun Kritis Akibat DBD di Deli Serdang

Rabu, 4 November 2026 - 17:50

Program Pembebasan Denda Administrasi PBB-P2 Berakhir, Dispenda Hasilkan Rp. 432 Juta

Rabu, 4 November 2026 - 00:15

Sat Lantas Polres Toba Bagikan Stiker dan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Kepada Pengemudi Angkot Saat Operasi Patuh Toba 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:32

Karutan Balige Ajak Wartawan dan LSM Perkuat Sinergi, Tegaskan Terbuka Terhadap Kritik dan Masukan

Selasa, 3 November 2026 - 17:57

Tekan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Toba Distribusikan 2,2 Ton Benih Bawang Merah kepada 14 Kelompok Tani

Berita Terbaru