Bayi Dijual Rp 25 Juta Bongkar Praktik Perdagangan Anak di Medan, Pintu Tol Marelan jadi Titik Transaksi

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id  //  Sumut

BELAWAN – Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengungkap praktik penjualan bayi yang terjadi di Jalan Veteran Pasar X, Desa Helvetia, Kabupaten Deliserdang.

Kapolres Pelabuhan Belawan, Rosef Efendi, mengatakan enam orang telah diamankan dalam kasus ini. Mereka memiliki peran yang berbeda-beda, mulai dari agen penjual, pendamping, pembeli, hingga ibu kandung bayi dan perantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima pada awal Maret 2026.

“Tim menerima informasi adanya pasangan suami istri yang diduga sudah beberapa kali memperjualbelikan bayi,” ujar Rosef, Rabu (1/4/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan memantau terhadap para pelaku tak terduga. Dari hasil pengamatan, petugas kemudian mengetahui rencana transaksi penjualan bayi perempuan.

“Pada tanggal 28 Maret 2026 diperoleh informasi akan terjadi transaksi penjualan bayi dari ibu kandung kepada pasangan suami istri,” ucapnya.

Petugas kemudian membagi waktu untuk melakukan penangkapan di sejumlah lokasi, termasuk saat bayi diambil dari rumah sakit dan dibawa menuju titik transaksi di pintu Tol Marelan.

“Ketika transaksi dilakukan, tim langsung mengamankan seluruh pihak yang terlibat,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui praktik ini sudah dilakukan lebih dari sekali. Motif utama berasal dari faktor ekonomi.

“Tersangka ET mengaku sudah dua kali melakukan perbuatan serupa. Bayi dijual oleh ibu kandung seharga Rp12 juta, lalu kembali dijual kepada pembeli seharga Rp25 juta,” kata Rosef.

Saat ini, seluruh tersangka masih diperiksa lebih lanjut untuk mengembangkan kasus dan menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain. Sementara bayi yang menjadi korban kini berada dalam perawatan di RSUD Dr Pirngadi Medan.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif melaporkan jika menemukan praktik serupa.

“Kami akan terus mendalami kasus ini dan berharap masyarakat dapat memberikan informasi jika mengetahui praktik ilegal seperti ini,” ucapnya. 

Penulis : (S Tarigan)

Editor : Armend

Sumber Berita: Polres Pelabuhan Belawan Sumut

Berita Terkait

Penetapan Calon Kades dan Pengundian Nomor Urut di Desa Dukuhkarya Berlangsung Kondusif
Polsek Patumbak Cek Lokasi Dugaan Judi Dadu Putar di Warung Pak Kulit, Hasil Nihil
Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan
Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 
Tanah Galian Menggunung di Depan Rumah Warga, Akses dan Kenyamanan Terganggu
Drainase Rp2,5 Miliar di STM Hilir Diduga Tak Sesuai Spesifikasi
Wujud Peduli Pendidikan, Bupati Asri Ludin Salurkan Bantuan ke SDN 101864 Gunung Rintih
Bunda Literasi Toba Ajak Masyarakat Terus Berkarya Kampanyekan Budaya Literasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:32

Penetapan Calon Kades dan Pengundian Nomor Urut di Desa Dukuhkarya Berlangsung Kondusif

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:48

Polsek Patumbak Cek Lokasi Dugaan Judi Dadu Putar di Warung Pak Kulit, Hasil Nihil

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22

Minggon Perdana Camat Baru Pakisjaya, Ferry Muharam Serap Aspirasi Petani Terdampak Kekeringan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:03

Rapat Minggon Desa Karyasari Bahas Banjir hingga Stunting 29 Anak Tercatat dan Publik Disiapkan 

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:55

Tanah Galian Menggunung di Depan Rumah Warga, Akses dan Kenyamanan Terganggu

Berita Terbaru