Ketua KNPI Lanny Jaya Dukung Perda Masyarakat Adat, Dorong Proses Dipercepat

Sabtu, 17 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, Garudapost.id – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lanny Jaya, Roby Wenda, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya mendorong Peraturan Daerah (Perda) tentang pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan.

Roby menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di kawasan Aula Silimo Siloam, Wamena, Jumat (16/10/2026). Ia mengapresiasi Perkumpulan Ekosistem Bumi Embun Pegunungan Papua yang menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan dukungan Foker LSM Papua.

Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan langkah penting karena pemuda selama ini menantikan adanya pihak yang memulai gerakan untuk memperjuangkan pengakuan dan perlindungan hak-hak masyarakat adat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Teman-teman Embun telah mengambil langkah nyata dengan melibatkan perwakilan pemuda dari berbagai wilayah, mulai dari Beam, Kujawagi, Julu hingga wilayah lainnya di Lanny Jaya,” ujar Roby.

Ia menegaskan, perjuangan mendorong Perda masyarakat adat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemuda atau organisasi tertentu, tetapi membutuhkan dukungan bersama dari pemerintah daerah, DPRK, tokoh gereja, tokoh adat, serta seluruh elemen masyarakat.

“Tidak ada alasan untuk tidak mendukung kegiatan yang bertujuan melindungi hak-hak masyarakat adat. Apalagi, pengakuan dan perlindungan tersebut memiliki landasan hukum di negara ini,” katanya.

Roby berharap proses penyusunan hingga pembahasan Perda tersebut dapat segera dipercepat, termasuk melalui tahapan pembahasan di lembaga legislatif sesuai mekanisme yang berlaku.

Ia juga optimistis seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Lanny Jaya dapat bersatu mendukung proses tersebut. Menurutnya, perlindungan hak masyarakat adat merupakan kepentingan bersama yang perlu dikawal secara konsisten.

Sebagai Ketua KNPI Kabupaten Lanny Jaya, Roby menegaskan bahwa pihaknya siap mendorong keterlibatan organisasi kepemudaan (OKP) dan berbagai elemen pemuda untuk bersama-sama mengawal perjuangan pengakuan dan perlindungan hak masyarakat adat.

“Kami mengajak seluruh OKP dan organisasi pemuda di Kabupaten Lanny Jaya untuk menyatukan sikap, mendukung, serta mengawal proses ini agar perjuangan pengakuan hak-hak masyarakat adat dapat berjalan hingga terwujud,” tutupnya. (*)

 

Facebook Comments Box

Penulis : Julianus surabut

Editor : Admin papua

Sumber Berita: https://garudapost.id

Berita Terkait

Embun Pegunungan Papua dan Foker LSM Papua Petakan Sembilan Wilayah Adat Lanny Jaya
BP3OKP PAPUA PRODUKTIF DAN DINAS KOPERASI-UKM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN SINKRONKAN PROGRAM STRATEGIS UNTUK PERKUAT EKONOMI DAN TEKAN KEMISKINAN EKSTREM
Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan
Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target
Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
UNAIM Yapis Wamena Wisuda 20030 Lulusan, Dorong SDM Papua Pegunungan Berakar pada Budaya
PMKRI Jayawijaya Salurkan Bantuan dan Soroti Kekurangan Fasilitas Panti Asuhan
AMPTPI Jayawijaya Soroti New York Agreement dan Dinamika Papua dalam Aksi KNPB
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:22

Ketua KNPI Lanny Jaya Dukung Perda Masyarakat Adat, Dorong Proses Dipercepat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:11

Embun Pegunungan Papua dan Foker LSM Papua Petakan Sembilan Wilayah Adat Lanny Jaya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:49

BP3OKP PAPUA PRODUKTIF DAN DINAS KOPERASI-UKM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN SINKRONKAN PROGRAM STRATEGIS UNTUK PERKUAT EKONOMI DAN TEKAN KEMISKINAN EKSTREM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:43

Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target

Berita Terbaru