Garudapost.id-Saparua/Kanwil Ditjenpas Maluku, Menindaklanjuti informasi adanya pasien yang terkonfirmasi Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Saparua, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua melaksanakan kerja bakti bersama sebagai langkah preventif untuk menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah berkembangnya nyamuk penyebab DBD, Selasa, (02/06/2026).
Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIT tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Saparua Pramuaji Buamonabot dan melibatkan seluruh pegawai serta warga binaan. Kerja bakti difokuskan pada pembersihan area lingkungan lapas, rumput liar, pembersihan saluran drainase, serta pengangkutan dan pembuangan barang-barang yang sudah tidak digunakan dan berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Sebelum kegiatan dimulai, Kasubsi Pembinaan Lapas Kelas III Saparua, Ellen D. Anakotta didampingi Kasubsi Kamtib Donny D Lekatompessy dan Karupam F. Matatula, memberikan arahan kepada warga binaan mengenai tujuan pelaksanaan kerja bakti tersebut. Dalam arahannya, ia mengajak seluruh warga binaan untuk berpartisipasi aktif dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan. “Bapak-bapak, hari ini kita akan melaksanakan kerja bakti bersama sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) di lingkungan Lapas Saparua. Mari kita bersihkan rumput, selokan, serta barang-barang yang tidak terpakai agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Saya harap seluruh warga binaan dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik dan menumbuhkan kesadaran untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Usai arahan, seluruh peserta kerja bakti langsung bergerak membersihkan area yang telah ditentukan. Kegiatan meliputi pembersihan rumput di sekitar lingkungan lapas, pembersihan selokan menggunakan aliran air guna memperlancar drainase, serta pengangkutan karung dan kayu bekas yang menumpuk di area bengkel kerja. Langkah tersebut dilakukan untuk menghilangkan potensi sarang nyamuk sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lapas Kelas III Saparua juga memberikan arahan kepada seluruh pegawai agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman DBD melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat serta pengawasan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. “Menindaklanjuti informasi adanya kasus DBD di wilayah Saparua, hari ini kita melaksanakan kerja bakti bersama sebagai langkah pencegahan. Saya mengajak seluruh pegawai untuk terlibat aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan kerja, melakukan pemantauan secara berkala, serta memastikan tidak ada genangan air maupun tumpukan barang yang berpotensi menjadi sarang nyamuk,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui kerja bakti ini, Lapas Kelas III Saparua menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus mendukung upaya pencegahan DBD di wilayah Saparua melalui partisipasi aktif seluruh pegawai dan warga binaan.















