GARUDAPOST.ID – Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus memperkuat upaya pengendalian penyakit AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM) melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan kemitraan pencegahan dan penularan ATM yang digelar di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kabila, Senin (9/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Bappeda Litbang Bone Bolango itu melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur Pemerintah Provinsi Gorontalo, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga mitra nonpemerintah.
Kepala Bappeda Litbang Bone Bolango, Sri Mulyani Lalijo, mengatakan penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria masih menjadi isu kesehatan strategis baik di tingkat nasional maupun daerah.
“Penanganan ATM tidak bisa dilakukan oleh sektor kesehatan saja. Dibutuhkan keterlibatan lintas sektor dan kolaborasi berbagai pihak untuk memperkuat upaya pengendalian penyakit tersebut,” ujar Sri Mulyani.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, puskesmas, hingga sektor nonpemerintah sangat diperlukan guna memperkuat intervensi berbasis wilayah. Karena itu, penguatan kemitraan menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan daerah.
Sri Mulyani menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam pengendalian ATM sekaligus mendorong integrasi program ATM ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah maupun desa.
Selain itu, pihaknya juga mendorong dukungan pendanaan desa untuk kegiatan kesehatan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi nonpemerintah (NGO), dan masyarakat.
“Penguatan kemitraan ini diharapkan mampu membangun komitmen bersama dalam pencegahan dan pengendalian ATM secara berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, kemitraan lintas sektor melibatkan sejumlah unsur pemerintah seperti Bappeda Litbang, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), kecamatan, serta pemerintah desa.
Sementara dari unsur mitra pembangunan, dukungan datang dari NGO, dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), perguruan tinggi, hingga organisasi kemasyarakatan.
Melalui kolaborasi tersebut, para pihak akan berperan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, melakukan pendampingan di desa, menyediakan dukungan program, memperkuat data dan monitoring, hingga menggelar kampanye kesehatan masyarakat.
Dengan penguatan kemitraan lintas sektor ini, Pemkab Bone Bolango berharap upaya pencegahan dan pengendalian AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria dapat berjalan lebih efektif serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

















