Garudapost.id-Saumlaki/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki bersama Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Tanimbar (Kemenag KKT) menghadirkan pelayanan rohani bagi warga binaan, Rabu (07/10). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan pendampingan spiritual kepada warga binaan di tengah keterbatasan selama menjalani masa pidana.
Pelayanan rohani ini menjangkau warga binaan dari dua agama yang ada di Lapas Saumlaki, yakni Islam dan Kristen. Bagi warga binaan beragama Islam, kegiatan diisi dengan bimbingan membaca Al-Qur’an, pemahaman tajwid, serta kajian keislaman. Sementara bagi warga binaan beragama Kristen, kegiatan meliputi pendalaman firman Tuhan, pemahaman ayat-ayat Alkitab, dan nyanyian rohani yang menguatkan iman.
Kegiatan berlangsung dengan penuh ketenangan dan diikuti dengan antusiasme tinggi. Para warga binaan terlihat fokus mengikuti setiap sesi, menunjukkan adanya kebutuhan mendalam akan pendampingan spiritual di tengah situasi mereka saat ini.
Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo, menyampaikan bahwa pelayanan rohani menjadi salah satu bentuk perhatian negara terhadap kesejahteraan spiritual warga binaan. “Kami ingin warga binaan merasa bahwa mereka tidak ditinggalkan. Melalui pelayanan rohani ini, mereka mendapat ruang untuk memperkuat iman dan menemukan ketenangan batin,” ujar Agung.
Salah satu penyuluh agama Islam, Wiwi Masuku, mengungkapkan kebahagiaannya melihat semangat belajar warga binaan. “Mereka sangat antusias mengikuti kajian. Yang terpenting adalah kemauan mereka untuk berubah dan memperbaiki diri,” ungkap Wiwi.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, memberikan apresiasi atas sinergi Lapas Saumlaki dan Kemenag KKT. “Pelayanan rohani seperti ini menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya tentang penegakan hukum, tetapi juga tentang memanusiakan manusia.” Ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Saumlaki menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan rohani yang berkualitas bersama Kemenag KKT sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan mental dan spiritual warga binaan.


















