Bukti Kemandirian Pangan, Lapas Wahai Kembali Panen Sayuran Hidroponik

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai kembali laksanakan panen sayuran hidroponik di kebun Lapas, Senin (30/3). Panen kangkung segar untuk kebutuhan internal dapur Warga Binaan sebanyak 10 ikat itu merupakan program kemandirian pangan yang terus dilakukan sebagai dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty Susana Mouw, menyebut Lapas Wahai memiliki fasilitas terbatas dan lahan dalam tembok yang hanya 16 m² sebagai kebun hidroponik. Komitmen dalam mendukung program pemerintah terus ditunjukkan melalui hasil panen yang konsisten.

“Kami melihat bagaimana mereka merawat tanaman dari pembibitan hingga panen. Hasilnya mungkin tidak besar, tetapi manfaatnya sangat terasa membangun rasa percaya diri dan menunjukkan mereka mampu menghasilkan sesuatu yang positif,” tutur Merpaty.

Salah satu staf pembinaan, George Riupassa, menambahkan panen ini menjadi bukti semangat Warga Binaan dalam mengikuti pembinaan kemandirian, bahkan di tengah suasana libur panjang. “Alhamdulillah, panen hari ini cukup baik. Meski lahan terbatas, Warga Binaan sangat antusias merawat tanaman hidroponik ini setiap hari. Hasil panen ini tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan internal, tetapi juga menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus belajar dan produktif,” ujar alumnus Politeknik Ilmu Pemasyarakatan angkatan LVI itu.

Hal tersebut juga menjadi kebanggaan bagi BR, salah satu Warga Binaan yang turut serta panen. “Kami bangga dan semangat untuk panen dari apa yang kami tanam. Semoga hal positif ini menularkan perubahan karakter bagi kami semua untuk menjadi lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, mengatakan konsistensi panen merupakan bukti kemandirian pangan. “Banyak atau sedikitnya hasil panen bukan menjadi ukuran keberhasilan. Semangat untuk terus konsisten dalam program pembinaan adalah hal utama kami baik mendukung program pemerintah maupun membekali Warga Binaan,” ungkapnya.

Semangat dan konsistensi Lapas Wahai dalam keterbatasan niscaya akan berdampak positif bagi program pembinaan dalam menciptakan inovasi serta meningkatkan produktivitas serta memberikan manfaat bagi Warga Binaan dan institusi Pemasyarakatan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jejak Pengabdian dan Amanah Baru, Lapas Piru Gelar Pelepasan Purnabakti dan Pejabat Struktural
Serap Aspirasi dari Balik Jeruji, Kalapas Tual Gelar Forum Komunikasi Santai Bersama Warga Binaan
Jangan Takut, Tetap Percaya”, Lapas Saparua Laksanakan Ibadah Buka Usbuh
Kemanunggalan TNI-Rakyat: Rindam XV/Pattimura Gelar Karya Bakti Bersihkan “Bumi Para Raja”
Kualitas Baik, Lapas Piru Tertinggi dalam Penilaian Maladministrasi Ombudsman se-Maluku
Peringati HUT ke-80 TNI AU, Lanud Sam Ratulangi Gelar Ziarah Rombongan di TMP Kairagi
Lapas Piru Gelar Aksi Bersih-Bersih, Semarakkan HBP ke-62 dengan Semangat Kebersamaan
Panen Jagung Tahap Ketiga, Bukti Konsistensi Pembinaan Kemandirian Warga Binaan Lapas Wahai

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:29

Jejak Pengabdian dan Amanah Baru, Lapas Piru Gelar Pelepasan Purnabakti dan Pejabat Struktural

Selasa, 14 April 2026 - 13:23

Serap Aspirasi dari Balik Jeruji, Kalapas Tual Gelar Forum Komunikasi Santai Bersama Warga Binaan

Senin, 13 April 2026 - 18:18

Jangan Takut, Tetap Percaya”, Lapas Saparua Laksanakan Ibadah Buka Usbuh

Minggu, 12 April 2026 - 10:06

Kemanunggalan TNI-Rakyat: Rindam XV/Pattimura Gelar Karya Bakti Bersihkan “Bumi Para Raja”

Kamis, 9 April 2026 - 09:25

Kualitas Baik, Lapas Piru Tertinggi dalam Penilaian Maladministrasi Ombudsman se-Maluku

Berita Terbaru

Sumatra Utara

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:49

Sumatra Utara

Wabup Toba Ajak Seluruh Kader DPC PKB Toba Berpolitik Santun

Rabu, 15 Apr 2026 - 22:38