Data DTKS Berstatus “Belum Ada”, Janda Lansia di Dusun Lempangan Keluhkan Tak Lagi Terima Bansos

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAROS, GARUDAPOAT.ID — Dg. Muna (66), janda lanjut usia yang berdomisili di Dusun Lempangan, Desa Bonto Lempangan, Kabupaten Maros, mengeluhkan sudah lama tidak menerima bantuan sosial dari pemerintah. Ia berharap kembali menjadi penerima manfaat, mengingat kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan.

Saat ditemui awak media di kediamannya, Kamis (6/8/2026), Dg. Muna merasa heran karena menurut pengamatannya, masih ada warga yang dinilai memiliki kondisi ekonomi lebih baik namun tetap menerima bantuan.

“Yang lain dapat, padahal punya sawah dan rumah bagus. Kenapa saya tidak?” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain bantuan sosial, Dg. Muna juga mengaku belum pernah menerima bantuan bak penampungan air, sementara warga lain di sekitarnya sudah menerimanya.

“Saya berharap ke depannya bisa dapat bantuan dari pemerintah. Saya juga belum pernah dapat tandon air, padahal yang lain sudah dapat,” katanya.

Berdasarkan pengecekan melalui aplikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, data atas nama Dg. Muna menunjukkan status “Desil: Belum Ada”. Hal ini mengindikasikan bahwa data yang bersangkutan belum memiliki klasifikasi desil dalam sistem saat pengecekan dilakukan. Perlu ditegaskan, status tersebut belum tentu menjadi satu-satunya alasan penghentian bantuan sosial. Penetapan penerima bantuan tetap mengacu pada mekanisme dan ketentuan yang berlaku di pemerintah.

Sementara itu, Ketua RT setempat, Ibrahim, menjelaskan bahwa pihaknya sebelumnya telah meminta Dg. Muna melengkapi fotokopi Kartu Keluarga untuk keperluan pembaruan data.

“Pernah saya minta fotokopi KK untuk diperbarui, tapi Ibu Muna katanya tidak ada. Terkait pembagian air bersih dari Baznas, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap,” jelas Ibrahim melalui sambungan telepon.

Kepala Desa Bonto Lempangan memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar. Menurut keterangan yang diterimanya dari Ketua RT, Dg. Muna sebelumnya pernah menerima bantuan, namun pengurusannya terhambat kendala administrasi dokumen Kartu Keluarga.

“Menurut Pak RT, beliau pernah menerima bantuan. Hanya saja KK-nya bermasalah dan belum diurus. Jadi tidak benar jika disebut sepuluh tahun tidak pernah dapat bantuan,” tulis Kepala Desa melalui pesan WhatsApp.

Terkait kebutuhan air bersih, Kepala Desa menyatakan akan segera meminta petugas berkoordinasi bersama Ketua RT untuk penanganan di wilayah Dusun Lempangan dan Bakungan.

“Insyaallah sekarang saya hubungi petugasnya. Yang krisis air itu Lempangan dan Bakungan. Saya minta Pak RT yang menghubungi karena itu wilayahnya. Memang belum pernah ada pengadaan bak air di desa,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, Dinas Sosial Kabupaten Maros belum memberikan keterangan resmi terkait status DTKS Dg. Muna, penyebab munculnya status “Belum Ada”, maupun kepastian status kepesertaan bantuan sosial yang bersangkutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Pertontonkan Kemaluan di Hadapan Perempuan, Pria Berinisial DN Diamankan Polisi
SOROT! Bangunan Permanen di Atas Drainase Yos Sudarso Makassar Dipertanyakan, Dikhawatirkan Ganggu Aliran Air
Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah
Sinergi Pengawasan BBM Bersubsidi Diperkuat, Pemkab Bantaeng Ikuti Monev Bersama Pemprov Sulsel
Antrian Kendaraan Mengular di SPBU 74.902.17 Makassar, Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Pertalite
Harga LPG 3 Kg di Nuri Baru Diduga Melonjak di Atas HET, Pemilik Pangkalan Belum Merespon
Pimpin Upacara Haornas ke-43, Wabup Bantaeng Tekankan Pentingnya Budaya Hidup Aktif dan Sehat
Hadiri Maulid Akbar Kemenag, Bupati Bantaeng Ajak Bersama Wujudkan Bantaeng Bangkit, Maju dan Religius
Berita ini 49 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:46

Diduga Pertontonkan Kemaluan di Hadapan Perempuan, Pria Berinisial DN Diamankan Polisi

Selasa, 15 September 2026 - 17:12

SOROT! Bangunan Permanen di Atas Drainase Yos Sudarso Makassar Dipertanyakan, Dikhawatirkan Ganggu Aliran Air

Senin, 14 September 2026 - 22:05

Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah

Senin, 14 September 2026 - 21:41

Sinergi Pengawasan BBM Bersubsidi Diperkuat, Pemkab Bantaeng Ikuti Monev Bersama Pemprov Sulsel

Minggu, 13 September 2026 - 08:38

Antrian Kendaraan Mengular di SPBU 74.902.17 Makassar, Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Pertalite

Berita Terbaru