Harga LPG 3 Kg di Nuri Baru Diduga Melonjak di Atas HET, Pemilik Pangkalan Belum Merespon

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR — Warga di sekitar Jalan Nuri Baru, Kota Makassar, mengeluhkan dugaan kenaikan harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) 3 kilogram pada Rabu (9/9/2026). Di tengah kelangkaan pasokan, warga mengaku terpaksa membeli gas melon tersebut seharga Rp20.000 per tabung di salah satu pangkalan setempat.

​Berdasarkan pantauan di lokasi, papan informasi resmi pangkalan mencantumkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp18.500 per tabung. Terdapat selisih harga Rp1.500 di atas ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

​Situasi ini memicu keluhan warga yang menilai ada pihak yang memanfaatkan minimnya stok untuk menaikkan harga secara sepihak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Kami berharap jangan karena gas sedang langka, harga justru dinaikkan. Masyarakat kecil yang akhirnya terbebani,” ujar salah seorang warga setempat yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

​Masyarakat berharap instansi terkait segera turun ke lapangan untuk memantau ketersediaan stok, transparansi harga, serta mekanisme penyaluran guna mengantisipasi keresahan warga.

​Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pemilik pangkalan melalui pesan singkat WhatsApp untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pelanggaran HET tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola belum memberikan tanggapan.

​Redaksi terus berupaya menghubungi dinas terkait serta pihak-pihak berwenang untuk memberikan penjelasan dan ruang hak jawab atas permasalahan ini.

Facebook Comments Box

Penulis : Nur

Editor : Syam

Sumber Berita: Ibrahim Ilham

Berita Terkait

Diduga Pertontonkan Kemaluan di Hadapan Perempuan, Pria Berinisial DN Diamankan Polisi
SOROT! Bangunan Permanen di Atas Drainase Yos Sudarso Makassar Dipertanyakan, Dikhawatirkan Ganggu Aliran Air
Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah
Sinergi Pengawasan BBM Bersubsidi Diperkuat, Pemkab Bantaeng Ikuti Monev Bersama Pemprov Sulsel
Antrian Kendaraan Mengular di SPBU 74.902.17 Makassar, Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Pertalite
Pimpin Upacara Haornas ke-43, Wabup Bantaeng Tekankan Pentingnya Budaya Hidup Aktif dan Sehat
Hadiri Maulid Akbar Kemenag, Bupati Bantaeng Ajak Bersama Wujudkan Bantaeng Bangkit, Maju dan Religius
Wabup Bantaeng Buka Edukasi Keuangan OJK, Dorong Peningkatan Literasi Finansial UMKM dan Masyarakat
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:46

Diduga Pertontonkan Kemaluan di Hadapan Perempuan, Pria Berinisial DN Diamankan Polisi

Selasa, 15 September 2026 - 17:12

SOROT! Bangunan Permanen di Atas Drainase Yos Sudarso Makassar Dipertanyakan, Dikhawatirkan Ganggu Aliran Air

Senin, 14 September 2026 - 22:05

Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah

Senin, 14 September 2026 - 21:41

Sinergi Pengawasan BBM Bersubsidi Diperkuat, Pemkab Bantaeng Ikuti Monev Bersama Pemprov Sulsel

Minggu, 13 September 2026 - 08:38

Antrian Kendaraan Mengular di SPBU 74.902.17 Makassar, Warga Keluhkan Sulit Mendapatkan Pertalite

Berita Terbaru

Kabupaten Bone Bolango

Kejati Gorontalo Resmi Buka 15 Layanan Publik Gratis dan Konsultasi Hukum

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:18