Diduga Ada Kejanggalan Dana BOS Tahun 2023-2026, SDN 2 Purajaya Kebun Tebu Disorot

Minggu, 1 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Barat – SD Negeri 2 Purajaya, Kecamatan Kebun Tebu, Kabupaten Lampung Barat, menjadi sorotan publik. Sekolah dasar negeri tersebut diduga terdapat kejanggalan dalam pengelolaan dan pembelanjaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sejak tahun anggaran 2023 hingga 2026.

Dana BOS sendiri merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan untuk membantu pendanaan biaya operasional nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah. Dengan adanya Dana BOS, diharapkan setiap sekolah dapat meningkatkan mutu pembelajaran, memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana, serta meringankan beban biaya pendidikan bagi masyarakat.

Namun, tujuan mulia tersebut diduga belum sepenuhnya tercermin dalam pengelolaan di SDN 2 Purajaya. Berdasarkan hasil penelusuran awal, terdapat indikasi pengelolaan keuangan yang perlu mendapat perhatian dan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak yang berwenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya konfirmasi telah dilakukan oleh awak media. Namun, Kepala SDN 2 Purajaya, Supingi, saat akan ditemui di sekolah selalu tidak berada di tempat. Bahkan ketika dihubungi melalui sambungan telepon, yang bersangkutan kerap menyampaikan alasan sedang tidak berada di lokasi.

Padahal, kedatangan awak media ke sekolah tersebut tidak hanya bertujuan untuk melakukan konfirmasi terkait penggunaan Dana BOS, tetapi juga sebagai bentuk menjalin komunikasi dan mempererat tali silaturahmi antara insan pers dengan pihak sekolah. Sinergi yang baik antara pers dan dunia pendidikan dinilai sangat penting untuk mendukung transparansi dan kemajuan pendidikan di daerah.

Menanggapi kondisi tersebut, awak media berharap kepada instansi terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Barat dan Inspektorat, untuk segera turun melakukan pemeriksaan kembali terhadap laporan keuangan dan realisasi pembelanjaan Dana BOS di SDN 2 Purajaya. Audit ulang dianggap perlu untuk memastikan penggunaan anggaran telah sesuai dengan petunjuk teknis dan peraturan yang berlaku.

Transparansi pengelolaan Dana BOS menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap dunia pendidikan. Jika ditemukan adanya kejanggalan, maka perlu adanya pembinaan dan tindakan tegas sesuai aturan, agar kejadian serupa tidak terulang di sekolah lain.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala SDN 2 Purajaya, Supingi, belum berhasil dimintai keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Awak media masih berupaya untuk mendapatkan hak jawab dari pihak sekolah demi keberimbangan informasi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SMP Negeri 3 Kebun Tebu Nampak Menghindar dan Berdalih ,Saat Di Hubungi Awak Media
SMPN 1 Gedung Surian Disorot, Diduga Ada Kejanggalan Dana BOS
Imam Safe’i Apresiasi Prestasi Siswa SMPN 1 Sekincau, Dua Juara FTBI Melaju ke Tingkat Provinsi
Iwan Rismatika Sambut Partisipasi PWLB, Hamdan Harapkan Sinergi Berkelanjutan dengan Pemerintah
Miris! Penyandang Adiwiyata Nasional, SDN 1 Purajaya Lampung Barat Tak Terawat
PWLB dan AJP Pererat Silaturahmi, Sepakat Perkuat Soliditas Insan Pers di Lampung Barat
Yogi Mandala Putra Apresiasi Program Seragam Gratis: Lampung Barat Berkembang Selangkah Demi Selangkah
Program Seragam Gratis Berlanjut, Bambang Irawan Dorong Semangat Belajar Siswa
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 22:22

Diduga Ada Kejanggalan Dana BOS Tahun 2023-2026, SDN 2 Purajaya Kebun Tebu Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:15

SMP Negeri 3 Kebun Tebu Nampak Menghindar dan Berdalih ,Saat Di Hubungi Awak Media

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:00

SMPN 1 Gedung Surian Disorot, Diduga Ada Kejanggalan Dana BOS

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:33

Imam Safe’i Apresiasi Prestasi Siswa SMPN 1 Sekincau, Dua Juara FTBI Melaju ke Tingkat Provinsi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:36

Iwan Rismatika Sambut Partisipasi PWLB, Hamdan Harapkan Sinergi Berkelanjutan dengan Pemerintah

Berita Terbaru