Garudapost.id | Palangka Raya– Seorang ibu rumah tangga pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) es teh di Kota Palangka Raya, bernama Bunga (28), curhat ke Cak Sam Polda Kalteng usai gerai usahanya didatangi dan dimarahi oleh oknum pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN), Kamis (16/4/2026).
Insiden bermula ketika Kumbang (63) bersama istrinya datang dengan emosi dan memarahi karyawan yang sedang berjaga. Pria pensiunan ini menuduh bahwa desain booth milik Bunga mirip dengan gerai es teh milik anaknya yang berjualan di jalan yang sama.
Mendengar laporan tersebut, Cak Sam segera mempertemukan kedua belah pihak untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan.
Setelah dilakukan pengecekan dan klarifikasi bersama, ternyata ditemukan fakta bahwa desain booth milik Bunga dan milik anak Kumbang tidak sama persis. Hanya terdapat sedikit kemiripan pada bagian spanduk dan penataan gelas di bagian depan saja. Sementara itu, nama booth, serta desain bagian dalam dan luarnya memiliki perbedaan yang jelas.
Menyadari kesalahpahaman yang terjadi, Kumbang dan istrinya akhirnya meminta maaf kepada Bunga serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut di kemudian hari.
Narasumber : Cak Sam
Editor : Priadi Garudapost.id









