Jelang Idul Adha 1447 H. Polres Labuhanbatu Selatan Salurkan Hewan Kurban dari Kapolda Sumut

Rabu, 27 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garuda

Garudapost.id  // LABUSEL-SUMUT

Dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 10 Dzulhijjah 1447 H/2026 M, Polres Labuhanbatu Selatan menyalurkan hewan kurban bantuan dari Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Labuhanbatu Selatan kepada masyarakat, Selasa (26/5/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hewan kurban milik Kapolda Sumatera Utara diserahkan kepada Pondok Pesantren Al Firdaus Cikampak di Dusun Cinta Makmur, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba Penyerahan dilakukan langsung oleh Kapolres Labuhanbatu Selatan,AKBP Aditya S.P.Sembiring Muham,S.I.K.,kepada Kepala Yayasan PP Al Firdaus Cikampak,Kiyai Saipul Amri.

Sementara itu, hewan kurban dari Kapolres Labuhanbatu Selatan diserahkan kepada Masjid Jami’ Kotapinang di Kampung Bedagai, Kecamatan Kotapinang. Penyerahan dilakukan Wakapolres KOMPOL Moch Guntur Pryantoko, S.H.,M.H.,dan diterima pengurus BKM Masjid Jami’ Kotapinang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Torgamba AKP Sunipan Gurusinga, S.H. ,Kapolsek Kotapinang AKP Maruli Tua Siregar, S.H., para pejabat utama serta personel Polres Labuhanbatu Selatan.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P.Sembiring Muham,S.I.K., mengatakan momentum Iduladha menjadi pengingat tentang nilai keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian terhadap sesama.

“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat memberi manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat serta mempererat hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat,” ujarnya.

Kapolres juga mengajak masyarakat menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif.ia mengimbau warga segera menghubungi Call Center 110 Polres Labuhanbatu Selatan apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

Kepala Yayasan PP Al Firdaus Cikampak kiyai Saipul Amri, menyampaikan apresiasi atas perhatian Kapolda Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu Selatan kepada pesantren dan masyarakat.

“Semoga bantuan hewan Qurban ini menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi seluruh jajaran kepolisian,” ungkapnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan pengurus BKM Masjid Jami’ Kotapinang yang menilai kepolisian terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam momentum keagamaan dan sosial.

( Ilham Hasibuan )

Berita Terkait

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Bupati Labuhanbatu Selatan Kunjungi SMP Negeri 1 Kotapinang
Polres Labuhanbatu Selatan Ringkus Dua Pengedar Sabu Di Sei Kanan, Berawal dari Laporan Dumas Presisi
Gerak Cepat, Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat Amankan Dua Terduga Pengedar Sabu Di Desa Perkebunan Teluk Panji
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial Kepada 10 Lansia Di Desa Aek Batu, Sebagai Bentuk Kepedulian Polri Untuk Masyarakat
Dugaan Mafia BBM Bersubsidi di SPBU Amelia Sei Kanan Menjadi Sorotan Warga, Di Harapkan APH Lakukan Pengawasan
Polres Labusel Ungkap 30 Kasus Narkoba, Amankan 36 Tersangka Dalam Operasi Antik 2026, “Komitmen Penuh Berantas Penyalahgunaan Peredaran Narkotika
Kejari Labusel Tahan Mantan Manajer BOS, Kasus Dugaan Korupsi Plang Sekolah Masuk Tahap Penuntutan
Unit Reskrim Polsek Torgamba Sikat Komplotan “Ninja Sawit”, Tiga Pelaku Diciduk Dalam Dua Pengungkapan Beruntun.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:05

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Bupati Labuhanbatu Selatan Kunjungi SMP Negeri 1 Kotapinang

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30

Polres Labuhanbatu Selatan Ringkus Dua Pengedar Sabu Di Sei Kanan, Berawal dari Laporan Dumas Presisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:53

Gerak Cepat, Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat Amankan Dua Terduga Pengedar Sabu Di Desa Perkebunan Teluk Panji

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:31

Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial Kepada 10 Lansia Di Desa Aek Batu, Sebagai Bentuk Kepedulian Polri Untuk Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:33

Dugaan Mafia BBM Bersubsidi di SPBU Amelia Sei Kanan Menjadi Sorotan Warga, Di Harapkan APH Lakukan Pengawasan

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:59