Brebes – jateng || garudapost.id
Kretek , tepatnya di wilayah Desa Taraban, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 11.45 WIB. Insiden yang diduga dipicu oleh truk mengalami rem blong tersebut mengakibatkan sedikitnya lima orang mengalami luka-luka dan sempat menyebabkan kemacetan panjang di sekitar lokasi kejadian.
Peristiwa nahas itu terjadi di jalur menurun Flyover Kretek yang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di wilayah Brebes bagian selatan. Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, sebuah truk Mitsubishi Fuso yang melaju dari arah selatan atau Purwokerto menuju utara ke arah Tegal dan Jakarta diduga mengalami kegagalan fungsi pengereman saat melintasi flyover.
Truk tersebut diketahui mengangkut bahan benang dan bernomor polisi F 8986 FE. Dalam keterangan lain yang masih didalami petugas, kendaraan yang diduga mengalami rem blong juga disebut sebagai truk Fuso bernomor polisi R 1413 UA. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas kendaraan serta kronologi pasti kecelakaan tersebut.
Saat mengalami kendala pengereman, truk yang melaju dengan kecepatan tinggi tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya dan menabrak truk Fuso lain yang berada di depannya. Truk yang ditabrak diketahui bernomor polisi R 1412 UA dan tengah melaju searah di jalur Flyover Kretek.
Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, sopir truk yang berada di depan sempat berusaha mengurangi dampak kecelakaan dengan mengendalikan laju kendaraannya. Namun, besarnya benturan dan dorongan dari kendaraan di belakang membuat upaya tersebut tidak berhasil.
Benturan keras yang terjadi menyebabkan kedua kendaraan terdorong ke sisi kiri flyover hingga menghantam pagar pembatas beton. Struktur pagar pembatas yang tidak mampu menahan beban dua kendaraan besar akhirnya roboh dan mengakibatkan kedua truk terjun secara bersamaan ke jalur di bawah jembatan layang.
Sebelum terjatuh dari flyover, truk yang terdorong ke depan juga sempat menabrak tiga sepeda motor yang tengah melintas secara beriringan di lokasi kejadian. Ketiga kendaraan roda dua tersebut masing-masing bernomor polisi G 6994 TG, R 6499 SC, dan G 3594 CMG yang seluruhnya merupakan sepeda motor jenis matik.
Salah seorang warga bernama Dede yang berada di sekitar lokasi mengaku melihat langsung peristiwa kecelakaan tersebut. Menurutnya, kondisi lalu lintas saat kejadian berlangsung cukup ramai sehingga benturan yang terjadi menimbulkan kepanikan para pengguna jalan.
“Jadi truk yang di belakang menabrak truk di depannya, kemudian truk di depan menabrak beberapa sepeda motor,” ujar Dede kepada awak media di lokasi kejadian.
Setelah tabrakan terjadi, kedua truk tidak dapat dikendalikan dan terus melaju hingga menghantam pembatas flyover. Dalam hitungan detik, pagar beton pembatas runtuh dan kedua kendaraan besar tersebut jatuh ke jalur bawah Flyover Kretek dengan kondisi mengalami kerusakan cukup parah.
Akibat insiden tersebut, sedikitnya lima orang dilaporkan mengalami luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan. Seluruh korban telah berhasil dievakuasi oleh petugas dan mendapatkan penanganan medis di RSU Siti Aminah. Informasi sementara menyebutkan terdapat korban yang mengalami luka berat maupun luka ringan, namun identitas lengkap para korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Salah satu sopir truk yang diketahui bernama Iwan juga turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Kondisi kesehatannya masih dalam penanganan tenaga medis di rumah sakit.
Kecelakaan ini juga berdampak pada arus lalu lintas di kawasan Flyover Kretek dan jalur bawah jembatan layang. Jalur bawah dari arah selatan untuk sementara tidak dapat dilalui kendaraan karena badan jalan tertutup oleh dua truk yang jatuh beserta muatan yang berhamburan di lokasi.
Kemacetan panjang sempat terjadi di sekitar lokasi kejadian. Situasi diperparah dengan banyaknya warga yang memadati area flyover untuk menyaksikan proses evakuasi kendaraan maupun korban kecelakaan. Petugas kepolisian pun melakukan pengalihan arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan.
Personel Polsek Paguyangan bersama Unit Gakkum Pos Polisi Lalu Lintas Bumiayu, Polres Brebes, segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengatur lalu lintas, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta mengupayakan proses evakuasi kendaraan yang terjun dari flyover.
Kepala Pos Gakkum Bumiayu, Aipda Alif Maulana Yusuf, membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih berlangsung dan petugas masih mengumpulkan berbagai keterangan di lapangan.
“Saat ini petugas masih melakukan olah TKP sekaligus mengupayakan evakuasi dua truk yang jatuh dari Flyover Kretek. Sementara seluruh korban luka berat maupun luka ringan sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ujar Aipda Alif Maulana Yusuf.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Aparat masih mendalami kemungkinan adanya kegagalan fungsi pengereman pada salah satu truk, kondisi kendaraan sebelum kejadian, serta keterangan para saksi di lokasi untuk memastikan kronologi secara lengkap.***
Penulis : Red jateng
Editor : Red jateng

















