Lapas Piru Gandeng Puskesmas Piru dan Dinkes SBB, Gelar Sosialisasi dan Tracing TBC untuk Warga Binaan

Rabu, 21 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Piru/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian tuberkulosis (TBC) melalui kolaborasi dengan Puskesmas Piru dan Dinas Kesehatan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). Sebanyak 100 warga binaan mengikuti sosialisasi dan penelusuran (tracing) TBC di Aula Lapas Piru, Rabu (21/10).

 

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Subseksi Perawatan Narapidana dan Anak Didik Lapas Piru, Ellen Dienza Anakotta, bersama Kepala Puskesmas Piru, Ilona Sopamena. Selanjutnya, materi sosialisasi disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten SBB, Lili Patikeihatu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ellen menekankan pentingnya kesadaran warga binaan dalam menjaga kesehatan dan segera melaporkan keluhan yang berpotensi mengarah pada gangguan kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami mendorong warga binaan agar lebih peduli terhadap kesehatan, memahami gejala penyakit, dan tidak ragu menyampaikan keluhan kepada petugas. Deteksi dini sangat penting agar mereka yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dapat segera ditindaklanjuti,” ujar Ellen.

 

Dalam pemaparannya, Lili menjelaskan pentingnya mengenali gejala TBC, melakukan pemeriksaan sedini mungkin, serta mengikuti pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan apabila terdiagnosis TBC.

“TBC perlu diwaspadai karena dapat menular melalui udara. Karena itu, masyarakat, termasuk warga binaan, perlu memahami gejalanya, seperti batuk berkepanjangan, demam, berkeringat pada malam hari, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Jika mengalami keluhan tersebut, segera sampaikan kepada petugas kesehatan agar dapat diperiksa lebih lanjut,” ujar Lili.

 

Usai sosialisasi, petugas melaksanakan penelusuran TBC dan pemeriksaan kesehatan terhadap 100 warga binaan. Hasil pemeriksaan awal mencatat lima orang terduga TBC, tiga orang mengalami prahipertensi, 11 orang mengalami hipertensi, dan delapan orang terindikasi pradiabetes. Selain itu, lima orang menjalani pemeriksaan Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk mendukung pemeriksaan TBC lebih lanjut.

Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, menyampaikan bahwa hasil penelusuran menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan pemeriksaan lanjutan.

“Setiap temuan perlu ditindaklanjuti berdasarkan hasil pemeriksaan tenaga kesehatan. Dengan demikian, warga binaan yang membutuhkan penanganan dapat memperoleh pelayanan sesuai kondisi dan kebutuhan medisnya,” jelas Suryani.

Sementara itu, Ilona Sopamena menegaskan bahwa sinergi antara fasilitas pelayanan kesehatan dan Lapas menjadi bagian penting dalam memperkuat upaya pencegahan serta penemuan kasus TBC secara dini.

“Penanganan TBC tidak dapat dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama dalam edukasi, pemeriksaan, dan pemantauan kesehatan agar warga binaan yang membutuhkan pelayanan dapat teridentifikasi dan memperoleh penanganan sesuai kebutuhan medis,” ungkap Ilona.

Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan komitmen jajarannya dalam memperkuat pelayanan kesehatan melalui kerja sama lintas sektor.

“Kami terus memperkuat koordinasi dengan Puskesmas Piru dan Dinas Kesehatan Kabupaten SBB untuk mendukung deteksi dini, pencegahan penyakit menular, dan tindak lanjut pemeriksaan kesehatan warga binaan,” tegas Hery.

Melalui kegiatan ini, Lapas Piru bersama instansi kesehatan terkait terus mendorong upaya pencegahan dan pengendalian TBC guna mendukung lingkungan pemasyarakatan yang sehat serta pemenuhan hak kesehatan warga binaan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lapas Piru Perkuat Komitmen Zero HALINAR melalui Tes Urine Tahanan Baru
Panen Sawi Segar, Lapas Saumlaki Terus Kembangkan Program Ketahanan Pangan
Lapas Kelas IIB Tual Bagikan Bansos Sembako Door-to-Door
Sidak Blok Warga Binaan, Lapas Namlea Bersih Halinar
Wujudkan Tertib Administrasi, Lapas Geser Matangkan Rencana Pemusnahan Arsip.
Kembangkan Kreativitas, Lapas Bandanaira Dorong Warga Binaan Sulap Kantong Plastik Jadi Kerajinan
Tiga Pegawai Ditjenpas Maluku Naik Pangkat, Wujud Akuntabilitas Kinerja
Produktivitas Tanpa Batas, Lapas Namlea Bersama YBTS Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Farmers Field Day
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:34

Lapas Piru Perkuat Komitmen Zero HALINAR melalui Tes Urine Tahanan Baru

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:27

Panen Sawi Segar, Lapas Saumlaki Terus Kembangkan Program Ketahanan Pangan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:24

Lapas Kelas IIB Tual Bagikan Bansos Sembako Door-to-Door

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:23

Sidak Blok Warga Binaan, Lapas Namlea Bersih Halinar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:19

Lapas Piru Gandeng Puskesmas Piru dan Dinkes SBB, Gelar Sosialisasi dan Tracing TBC untuk Warga Binaan

Berita Terbaru