Lapas Wahai Apresiasi Kontribusi Peserta Magang lewat Inovasi PINTER dan Kader Duta Sehat

Senin, 25 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai mengapresiasi tiga peserta magang atas dua program inovasi baru yang dilakukan, yakni Papan Informasi Terintegrasi (PINTER) dan pembentukan Kader Duta Sehat lewat jalur pijat refleksi kaki yang ada di Lapas. Paparan akuntabilitas Peserta Magang Batch II Kementerian Tenaga Kerja tersebut dilaksanakan di Aula Lapas, Sabtu (23/5).

Inovasi PINTER yang disusun oleh dua peserta magang, yaitu Ahmad dan Dilan Resina Sumata, sebagai media informasi terpadu untuk memusatkan data administratif. Sistem ini mengintegrasikan jadwal perwira piket, jadwal petugas pengamanan, aturan pakaian dinas mingguan, hingga akses Survei Penilaian Integritas yang semula dari papan informasi fisik ke platform papan digital. Melalui media terpusat ini, petugas dapat mengakses data operasional secara cepat dan akurat untuk meminimalisasi keterlambatan informasi serta miskomunikasi yang sebelumnya sering terjadi akibat penyampaian manual.

Sementara itu, program pembentukan Kader Duta Sehat melalui jalur pijat refleksi kaki digagas oleh satu peserta magang lainnya, Moh. Dahyu Keliobas. Inovasi ini dikembangkannya untuk memberdayakan beberapa Warga Binaan terpilih ke dalam struktur kader setelah diberikan pelatihan kesehatan dasar dan demonstrasi penggunaan jalur batu refleksi. Para kader tersebut bertugas mengedukasi, mengarahkan, dan mendampingi Warga Binaan lain untuk rutin berjalan di atas jalur batu refleksi guna menstimulasi titik saraf telapak kaki, melancarkan peredaran darah, mereduksi stres, dan menjaga kebugaran tubuh selama menjalani masa tahanan.

Pada kesempatan itu, Kepala Urusan Tata Usaha, Abdul Azis, selaku mentor inovasi PINTER menjelaskan sistem informasi yang terintegrasi ini langsung berdampak positif pada kedisiplinan serta transparansi kinerja petugas. “Sebelum ada PINTER, penyampaian jadwal dinas dan instruksi kerja masih bersifat lisan atau parsial sehingga rawan miskomunikasi. Sekarang, semua petugas bisa mengakses informasi kerja secara cepat, akurat, dan transparan di satu tempat strategis yang secara otomatis meningkatkan profesionalisme dan ketepatan waktu dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tambahnya.

Dari pembinaan, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menyatakan pembentukan Kader Duta Sehat merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan kepedulian sosial secara mandiri di dalam blok hunian. “Kami tidak hanya fokus pada pembinaan kepribadian untuk rohanis saja atau pembinaan kemandirian kerja, tetapi juga kesehatan fisik dan mental mereka. Melalui jalur pijat refleksi ini, para kader yang sudah dilatih dapat membantu mengedukasi dan mendampingi rekan-rekannya secara langsung. Ini sangat baik untuk mereduksi tingkat stres serta melatih jiwa kepemimpinan Warga Binaan sebelum mereka bebas dan kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dibawa oleh para peserta magang ini karena dinilai menjawab tantangan efektivitas dan efisiensi kerja sekaligus penguatan sistem pembinaan di Lapas. “Adanya kedua inovasi ini merupakan langkah maju yang nyata dan komtributif bagi Lapas Wahai. PINTER berhasil memotong jalur birokrasi komunikasi manual, sedangkan Kader Duta Sehat memberikan warna baru dalam pemenuhan hak kesehatan Warga Binaan agar mereka lebih produktif dan disiplin selama menjalani masa pidana,” pujinya.

Saat ini, papan informasi PINTER telah ditempatkan di lokasi strategis yang mudah diakses oleh seluruh petugas. Di sisi lain, aktivitas pemanfaatan fasilitas jalur batu refleksi oleh Kader Duta Sehat juga mulai dijadwalkan secara berkala sebagai agenda rutin pembinaan jasmani di lingkungan Lapas Wahai.

“Terima kasih kepada peserta magang atas dedikasi, semangat belajar, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama mengabdi di Lapas Wahai. Semoga pengalaman ini menjadi batu loncatan yang berharga untuk meraih masa depan terbaik. See you on top, calon-calon pemimpin masa depan,” pungkas Tersih.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penuh Haru, Lapas Saparua Lepas Peserta Magang Kemnaker Batch II 2025
Sinergi bersama TNI-Polri, Lapas Wahai Gelar Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Jelang Iduladha
Jalin Koordinasi Strategis, Kalapas Geser Bersama Pejabat Struktural Sambangi Koramil Geser dan Polsek Seram Timur
Lapas Geser Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Pastikan Blok Hunian Bersih dari Narkoba dan Barang Terlarang
Lima Pegawai Lapas Geser Resmi Raih Gelar Sarjana, Dua Orang Dinobatkan Sebagai Lulusan Terbaik UT Ambon
Lapas Piru Laksanakan Program Jumpa Kesan, Wujud Pelayanan Prima bagi Warga Binaan
Sukses Olah Kelapa Lokal Jadi VCO Premium, Produk Warga Binaan Lapas Geser Siap Masuk Pasar UMKM
Lapas Piru Berikan Izin Luar Biasa kepada Narapidana untuk Melayat Orang Tua Kandung
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

Penuh Haru, Lapas Saparua Lepas Peserta Magang Kemnaker Batch II 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 17:34

Lapas Wahai Apresiasi Kontribusi Peserta Magang lewat Inovasi PINTER dan Kader Duta Sehat

Senin, 25 Mei 2026 - 17:32

Sinergi bersama TNI-Polri, Lapas Wahai Gelar Razia Kamar Hunian dan Tes Urine Jelang Iduladha

Senin, 25 Mei 2026 - 10:05

Jalin Koordinasi Strategis, Kalapas Geser Bersama Pejabat Struktural Sambangi Koramil Geser dan Polsek Seram Timur

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:40

Lapas Geser Gandeng TNI-Polri Gelar Razia Gabungan, Pastikan Blok Hunian Bersih dari Narkoba dan Barang Terlarang

Berita Terbaru

Uncategorized

Lintasan Lari Alun-alun Kota Tegal Resmi Digunakan

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34

Uncategorized

Wali Kota Tegal Apresiasi IGTKI, Jadi Bagian Penting dalam PAUD

Senin, 25 Mei 2026 - 21:26