LIMBOTO, Garudapost. Id– Komitmen dan kesiapsiagaan tinggi ditunjukkan oleh jajaran Puskesmas Batudaa Pantai dalam menjaga kesehatan masyarakat Kabupaten Gorontalo. Merespons laporan potensi kasus di Desa Lamu, Kecamatan Batudaa Pantai, tim medis bergerak cepat melancarkan Penyelidikan Epidemiologi (PE) serta tindakan pencegahan langsung di lapangan guna memastikan wilayah tersebut tetap aman dan terkendali.
Melalui aksi door-to-door atau dari rumah ke rumah, tim tenaga kesehatan menyisir pemukiman warga untuk memberikan pemeriksaan menyeluruh dan mendeteksi potensi penularan sejak dini. Dari hasil pemeriksaan masif tersebut, dipastikan seluruh warga yang diperiksa berada dalam kondisi sehat dan bebas dari malaria.
Kepala Puskesmas Batudaa Pantai, Nining Utiarahman, S.ST., menegaskan bahwa penyisiran langsung ke hunian warga merupakan langkah proaktif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
”Kesehatan warga adalah prioritas utama kami. Memasuki hari kedua pelaksanaan tracking dari rumah ke rumah di Desa Lamu, tim telah berhasil menyisir 21 rumah dan melakukan pemeriksaan langsung terhadap 85 warga. Alhamdulillah, dari seluruh rangkaian tes sampel darah yang kami lakukan, hasilnya 100% negatif malaria. Meski demikian, kami tetap turun dari rumah ke rumah untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dan proteksi kesehatan berjalan maksimal,” tegas Nining, Jumat (25/9).
Edukasi dan Pendampingan Intensif
Tidak hanya fokus pada pemeriksaan medis dan pelacakan kasus, tim kesehatan yang mendatangi tiap rumah juga memberikan edukasi serta pendampingan langsung kepada keluarga-keluarga di Desa Lamu.
Aksi tanggap dan humanis ini menjadi bukti nyata hadirnya layanan kesehatan yang responsif, berkualitas, serta berorientasi pada perlindungan masyarakat. Pihak puskesmas memastikan gerakan pendampingan dan pemantauan lingkungan ini akan terus berlanjut hingga kondisi di Desa Lamu dipastikan sepenuhnya kondusif



















