Karawang|GarudaPost.id – Petani di Desa Tanjungmekar Kecamatan Pakisjaya-, Kabupaten Karawang, mendapatkan angin segar setelah menerima bantuan melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.
Melalui program yang dikelola Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum tersebut, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp195.000.000 untuk perbaikan jaringan irigasi di wilayah Desa tanjungmekar-pakisjaya
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Cai Pamanah Rasa dan ditandai dengan pemasangan papan informasi proyek di area persawahan Desa Tanjungmekar pada Senin (6/7/2026).
Perbaikan Jaringan Irigasi Jatiluhur.
Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek, pekerjaan yang dilaksanakan adalah Peningkatan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Jatiluhur/SS Kedawung dengan nomor kegiatan HK.02.01/PKK OPSDA lll-Av/P3ATGAI 392/2026.
Program tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dengan waktu pelaksanaan selama 45 hari kalender.
P3A Cai Pamanah Rasa
Ketua- Remin
Bendahara-Rojal
Sekertaris -Yogi Iskandar
mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan pemerintah melalui program P3-TGAI tersebut.
“Kami sangat bersyukur bantuan P3-TGAI ini turun. Jaringan irigasi di wilayah kami sudah lama membutuhkan perbaikan. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap aliran air ke sawah menjadi lebih lancar sehingga hasil panen petani dapat meningkat,” ujarnya Remin ketua P3A.
Dilaksanakan Secara Swakelola oleh Petani.
Salah satu ciri utama program P3-TGAI adalah pelaksanaannya yang dilakukan secara swakelola oleh kelompok petani penerima manfaat, tanpa melibatkan pihak ketiga.
Sesuai keterangan yang tercantum pada papan informasi proyek, seluruh tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban, dikelola langsung oleh P3A bersama anggota kelompok tani.
Sistem swakelola tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap infrastruktur irigasi yang dibangun.
Dukung Ketahanan Pangan Nasional.
Balai Besar Wilayah Sungai Citarum melalui Satuan Kerja Operasi dan Pemeliharaan Sumber Daya Air (SDA) Citarum menegaskan bahwa program P3-TGAI bertujuan mempercepat peningkatan fungsi jaringan irigasi tersier yang selama ini menjadi tanggung jawab masyarakat petani.
Melalui pelaksanaan secara swakelola, pemerintah berharap tercipta kemandirian masyarakat dalam menjaga dan memelihara jaringan irigasi secara berkelanjutan.
Desa Tanjungmekar sendiri merupakan salah satu wilayah sentra produksi padi di Kecamatan Pakisjaya- Perbaikan jaringan irigasi tersebut diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Karawang.
Dengan dimulainya pelaksanaan program ini, para petani Desa Tanjungmekar menyatakan kesiapan untuk bergotong royong demi memastikan penggunaan dana sebesar Rp195 juta berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran guna mendukung keberlanjutan sektor pertanian di daerah tersebut.
Kepala Desa Tanjungmekar ibu Helen Aini Syifa juga memberikan Apresiasi Kepada pemerintah dan P3A Cai Pamanah Rasa yang Telah menjalankan Program ini dengan baik, Pembagunan irigasi ini bukan hanya membantu Patani hari ini,tapi juga investasi jangka panjang untuk ketahanan pangan desa’ kita jelasnya.
Penulis : Kevin
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Ketua P3A Cai Pamanah Rasa

















