Pasca Bentrokan, Wakapolda Malut Tekankan Rekonsiliasi dan Cinta Damai

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapots.id – Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, S.I.K., S.H., M.Hum meninjau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Pasca bentrokan antara warga Desa Banemo dan Desa Sibenpopo, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, pada Jumat (3/4/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi wilayah kembali kondusif sekaligus meredam potensi konflik lanjutan.

Dalam peninjauan itu, Wakapolda bersama Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe, Komandan Korem 152/Babullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, serta unsur Forkopimda Kabupaten Halmahera Tengah. Hadir pula Dansat Brimob Polda Malut, Kapolres Halmahera Tengah, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan meninjau sejumlah wilayah terdampak konflik dengan menyisir beberapa titik rawan, di antaranya Desa Dote, Desa Sibenpopo, Desa Banemo, Desa Yeke, dan Desa Fritu. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi keamanan di lapangan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda bersama rombongan melakukan tatap muka dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa. Mereka mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta mengedepankan dialog sebagai jalan penyelesaian konflik.

Wakapolda menegaskan bahwa perdamaian hanya dapat terwujud jika seluruh elemen masyarakat memiliki komitmen yang sama untuk menjaga persatuan. Ia mengingatkan bahwa konflik tidak hanya merugikan kedua belah pihak, tetapi juga mengganggu stabilitas sosial dan aktivitas masyarakat secara luas.

Pendekatan humanis turut ditunjukkan dalam kegiatan tersebut. Aparat tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penyejuk suasana dengan mengedepankan komunikasi persuasif kepada masyarakat.

Hingga saat ini, situasi di Kecamatan Weda Utara mulai berangsur kondusif. Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal dengan pengawalan ketat dari aparat keamanan gabungan.

Melalui kunjungan ini, pemerintah daerah bersama aparat keamanan berharap semangat cinta damai dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga konflik serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

( Nurbaya)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda: Terima Kasih Manokwari, Papua Barat Atas Sambutan Penuh Kasih
Oknum Kepala Desa,Oknum Babinsa Dan Oknum Wartawan Interpensi Jurnalis Pembuat Berita Dugaan Pungli 
GEGER! Ayah Kandung di Banyusari Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditahan Polisi
Pujabakti Waisak 2570 TB di Candi Jiwa Batujaya, Simbol Toleransi dan Pelestarian Budaya Karawang
Anak Muda Jadi Target Utama Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu, BPOM Bunyikan Alarm Bahaya
Paturay Tineung SMPN 8 Karawang Barat, Momen Haru dan Penuh Prestasi Lepas Siswa Tahun Ajaran 2025/2026
*KSAD Jenderal Maruli Kunjungi Toba, Bupati Apresiasi Program Bakti TNI AD yang Hadirkan Manfaat Nyata*
Bupati Majalengka Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup.
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 20:46

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda: Terima Kasih Manokwari, Papua Barat Atas Sambutan Penuh Kasih

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:19

Oknum Kepala Desa,Oknum Babinsa Dan Oknum Wartawan Interpensi Jurnalis Pembuat Berita Dugaan Pungli 

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:44

GEGER! Ayah Kandung di Banyusari Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditahan Polisi

Senin, 15 Juni 2026 - 11:21

Pujabakti Waisak 2570 TB di Candi Jiwa Batujaya, Simbol Toleransi dan Pelestarian Budaya Karawang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:27

Anak Muda Jadi Target Utama Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu, BPOM Bunyikan Alarm Bahaya

Berita Terbaru