Pastikan Tanaman Tumbuh Optimal, Karutan Ambon Lakukan Pemantauan

Sabtu, 13 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Ambon/Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan mewujudkan kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon, Jefry Persulessy, melakukan pemantauan langsung terhadap perkembangan tanaman pada lahan ketahanan pangan Rutan Ambon, Sabtu (13/06).
Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan pertumbuhan tanaman berjalan dengan baik serta melihat secara langsung kondisi lahan yang dimanfaatkan sebagai sarana pertanian produktif. Adapun tanaman yang saat ini dibudidayakan meliputi nanas dan terong, yang menunjukkan perkembangan cukup baik berkat perawatan rutin yang dilakukan oleh petugas bersama warga binaan. Selain itu, Rutan Ambon juga tengah melakukan persiapan lahan untuk penanaman bibit cabai dan tomat sebagai bagian dari pengembangan program ketahanan pangan.

Dalam peninjauan tersebut, Jefry Persulessy mengecek kondisi tanaman, kebersihan area pertanian, serta kesiapan media tanam yang akan digunakan untuk penanaman komoditas baru. Ia juga memberikan arahan kepada petugas dan warga binaan agar terus menjaga kualitas perawatan tanaman sehingga hasil yang diperoleh dapat maksimal dan berkelanjutan.

Kegiatan ini merupakan implementasi dari 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Program Aksi ke-8 tentang Kemandirian Pangan melalui Program Pertanian, Perikanan, dan Peternakan di Lapas dan Rutan dengan Memanfaatkan Lahan-Lahan Tidur. Melalui program tersebut, seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan didorong untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia guna mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas warga binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jefry Persulessy mengatakan bahwa pemanfaatan lahan yang ada di lingkungan Rutan Ambon tidak hanya bertujuan menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

“Program ketahanan pangan yang kami jalankan merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung kemandirian pangan melalui pemanfaatan lahan yang tersedia. Selain menghasilkan tanaman yang bermanfaat, kegiatan ini juga memberikan keterampilan dan pengalaman kepada warga binaan sehingga dapat menjadi bekal setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujar Jefry.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan pertanian, warga binaan memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga proses panen. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta pemanfaatan waktu secara produktif selama menjalani masa pembinaan.
Salah satu warga binaan A.T yang terlibat dalam kegiatan tersebut mengaku senang dapat berpartisipasi dalam pengelolaan lahan pertanian di Rutan Ambon. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menambah keterampilan yang dapat dimanfaatkan di masa depan.

“Saya merasa senang karena bisa belajar cara bercocok tanam dan merawat tanaman. Selain menambah pengetahuan, kegiatan ini juga membuat kami lebih produktif selama menjalani masa pembinaan,” ungkapnya.
Rutan Ambon terus berkomitmen untuk mengembangkan program ketahanan pangan secara berkelanjutan melalui pemanfaatan lahan yang produktif dan pemberdayaan warga binaan. Dengan adanya pemantauan yang dilakukan secara berkala, diharapkan pertumbuhan tanaman nanas, terong, serta rencana penanaman cabai dan tomat dapat berjalan optimal sehingga memberikan manfaat nyata bagi keberhasilan program pembinaan dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Melalui kegiatan ini, Rutan Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang produktif, humanis, dan bermanfaat, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas
Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE
Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda
Wujud Sinergi dan Teladan Toleransi, Kalapas Geser Ikuti Pawai Akbar 1 Muharram 1448 H Di Negeri Geser
Tutup Program Magang, Lapas Saumlaki Lepas Peserta dengan Penuh Apresiasi
Penataan Hunian dan Pembinaan Jadi Fokus, Rutan Ambon Pindahkan 5 Narapidana ke Lapas Ambon
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:52

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46

Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36

Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:20

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:11

Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda

Berita Terbaru