GARUDAPOST.ID, SIBOLGA – Ada sebanyak 64 dusun/lingkungan yang terdiri atas 59 dusun dan 5 lingkungan di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) belum mendapatkan distribusi listrik sejak dulu jauh sebelum terjadi bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Tapteng dan hingga pascabencana, yang memasuki fasa lanjutan transisi bencana ke pemulihan.
Untuk mewujudkan seluruh masyarakat wilayah Tapteng bisa menikmati listrik, maka Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH, yang diwakili oleh Plh. Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tapteng Ernita Naibaho, S.Gizi, M. Kes, bersama Plh. Kadis Kominfo Tapteng Budi Joniar H Siahaan, SE, MM, menyampaikan langsung Proposal Usulan Pembangunan Listrik Desa ke Manager PT PLN (Persero) UP 3 Sibolga Bachtiar pada Senin 27 April 2026 di Kantor PLN Sibolga.
Dalam kesempatan itu, Plh. Kadis PMD Tapteng Ernita Naibaho menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Tapteng di bawah kepemimpinan Bupati Tapteng Bapak Masinton Pasaribu, SH, MH dan Wakil Bupati Tapteng Bapak Mahmud Efendi berkomitmen penuh untuk melayani dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Listrik ini merupakan salah satu kebutuhan vital dari kehidupan. Kami berkolaborasi dan bersinergi dari awal dengan Dinas Kominfo untuk dapat mewujudkan akses jaringan listrik dapat dinikmati seluruh masyarakat Tapteng.
Di Kabupaten Tapteng ini ada 64 dusun/lingkungan yang saat ini belum terdistribusi listrik. Sehingga disini kami ingin berkolaborasi dan bersinergi dengan PT PLN agar seluruh daerah di Kabupaten Tapteng ini bisa terdistribusi listrik.
“Kami sadar kebutuhan listrik tidak hanya sebagai penerang di malam hari saja, tapi apabila listrik ini bisa sampai ke seluruh wilayah Tapteng maka pembangunan sektor lain pun bisa bertumbuh, seperti jaringan internet, pendidikan, kesehatan, serta sosial ekonomi masyarakat pun bisa berkembang. Harapan kami agar usulan kami bisa ditindaklanjuti dengan baik untuk masyarakat Tapteng,” kata Ernita Naibaho.
Selanjutnya, Plh. Kadis Kominfo Tapteng, Budi Joniar H. Siahaan menyampaikan, keberadaan listrik di wilayah dusun dan lingkungan akan memudahkan upaya untuk pembangunan menara telekomunikasi di wilayah desa yang masih blankspot telekomunikasi, khususnya internet karena listrik salah satu syarat utama untuk pembangunan menara telekomunikasi tersebut.
“Selanjutnya, kami juga berharap percepatan recovery listrik di beberapa wilayah desa yang masih mati listrik pasca bencana alam 25 November 2025, 11 dan 16 Februari 2026. Kami sadari masih ada wilayah yang terisolasi dan untuk wilayah yang akses kendaraan roda dua dan empat sudah terbuka kami mohon dilakukan percepatan, seperti dari Desa Sigiring-giring Dusun 2 hingga ke Huraba Desa Sait Kalangan 2,” ungkapnya.
Kemudian, Manager PLN UP 3 Sibolga Bachtiar menyampaikan, Kami dari PLN sangat merespon baik atas usulan Pemerintah Kabupaten Tapteng karena kami juga tidak akan tutup mata atas kebutuhan masyarakat ini.
“Kami terus berupaya maksimal untuk melistriki daerah-daerah yang belum berlistrik, dengan melakukan Mapping untuk wilayah-wilayah yang sudah bisa diakses dan memudahkan untuk pendistribusian material . Kami juga memiliki beberapa kendala pasca bencana ini seperti wilayah yang masih labil serta beberapa permasalahan akses di lapangan. Kami yakin dengan sinergitas yang dilakukan Pemkab Tapteng bersama dengan PLN maka semua kendala ini bisa teratasi dengan baik. Mari saling bekerjasama agar masyarakat bisa segera menikmati distribusi listrik ini,” kata Manager PLN UP 3 Sibolga.
Dalam koordinasi itu, PT PLN (Persero) UP 3 Sibolga memprioritaskan pembangunan listrik desa di wilayah yang lahan sudah bebas untuk infrastruktur listrik seperti untuk pemasangan tiang listrik dan jaringan listrik, serta adanya kemudahan akses transportasi.
Hingga saat ini PT PLN (Persero) UP 3 Sibolga sudah melakukan penanganan untuk listrik desa di beberapa wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah, yang akan hidup listriknya, seperti Dusun III Desa Saragih Timur, Dusun IV Unte Mungkur, dan di Muara Godang Tapian Nauli IV. (Edi)



















