Pemkot Tegal Beri Apresiasi Gerakan Gropyokan Sampah

Senin, 20 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal Jateng  || garudapost id

Pemerintah Kota Tegal menyerahkan penghargaan kepada sekolah dan kantor dengan penilaian terbaik dalam pelaksanaan Gerakan Gropyokan Nangani lan Mberesi Sampah.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, saat kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Gerakan Gropyokan di Ruang Adipura Kota Tegal, Kamis (16/7) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk kategori Sekolah ASRI, juara pertama diraih SMP Negeri 1 Kota Tegal, juara kedua SMA Negeri 4 Kota Tegal, dan juara ketiga SMP Negeri 19 Kota Tegal.

Sementara itu, pada kategori Kantor ASRI, juara pertama diraih Bapperida Kota Tegal, disusul Puskesmas Margadana sebagai juara kedua, dan BKPSDM Kota Tegal di peringkat ketiga.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menegaskan bahwa gerakan ini harus menjadi agenda pokok dalam pengelolaan sampah, sekaligus mendorong perubahan perilaku masyarakat dari sekadar menjaga kebersihan menuju pola pikir pilah dan olah sampah.

Ia menekankan bahwa keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada pendampingan nyata dari para orang tua asuh, khususnya penggerak perubahan dari OPD, sekolah, dan puskesmas.

“Berkat kerja keras dan gotong royong, beberapa lokasi sudah menunjukkan adanya pengurangan volume sampah. Ini bukti nyata bahwa perubahan bisa terjadi jika kita konsisten. Gerakan ini bukan hanya soal kebersihan lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat,” ujar Dedy Yon.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, Yuli Prasetyo, menyampaikan bahwa hasil monitoring menunjukkan progres positif, meski masih ada aspek yang perlu diperkuat, seperti perilaku pilah-olah sampah, kepemilikan komposter, serta sarana prasarana pendukung.

Melalui evaluasi berkala dan pemberian penghargaan ini, Pemerintah Kota Tegal berharap Gerakan Gropyokan semakin mengakar sebagai budaya masyarakat. Dengan begitu, target pengurangan timbulan sampah sekaligus peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan warga dapat tercapai secara berkelanjutan.

 

Facebook Comments Box

Penulis : Aan

Editor : Red jateng

Berita Terkait

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kebakaran Hanguskan 1 Hektar Kebun Tebu di Kajen
Saat Dikonfirmasi Lewat Telepon, Kades Banjaragung Balongpanggang Ucapkan Kata Kurang Pantas: “Tak Ada Kepentingan Saya Menanggapi Wartawan
Dugaan Anggaran Ketahanan Pangan 2025 Fiktif, Kades Justru Sebut Digunakan untuk Jalan Usaha Tani di Samping Jembatan
BUMDes Desa Ganggang Diduga Beroperasi Tanpa Izin Resmi, Padahal Telah Mengelola Dana Desa Tahun 2022–2025
Polres Karangasem Terus Gencarkan Aplikasi Signal Samsat, Permudah Layanan Pajak bagi Masyarakat
Polda Bali Gelar Latpraops Pekat Agung 2026, Guna Optimalkan Pelaksanaan Operasi
Apresiasi Dedikasi dan Kinerja, Kapolres Bangli Beri Reward ke 5 Personel Berprestasi
Cegah Kemacetan dan Laka, Polsek Kota Polres Bangli Rutin Gelar Pengaturan Pagi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 23:47

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Kebakaran Hanguskan 1 Hektar Kebun Tebu di Kajen

Senin, 20 Juli 2026 - 19:27

Dugaan Anggaran Ketahanan Pangan 2025 Fiktif, Kades Justru Sebut Digunakan untuk Jalan Usaha Tani di Samping Jembatan

Senin, 20 Juli 2026 - 19:23

BUMDes Desa Ganggang Diduga Beroperasi Tanpa Izin Resmi, Padahal Telah Mengelola Dana Desa Tahun 2022–2025

Senin, 20 Juli 2026 - 18:22

Polres Karangasem Terus Gencarkan Aplikasi Signal Samsat, Permudah Layanan Pajak bagi Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 18:16

Polda Bali Gelar Latpraops Pekat Agung 2026, Guna Optimalkan Pelaksanaan Operasi

Berita Terbaru