KARAWANG, GarudaPost.id – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar kegiatan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Kepala Sekolah SD dan SMP Negeri, Kamis (2/4/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, yang didampingi Wakil Bupati H. Maslani, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Drs. Wawan Setiawan NK, serta unsur TNI-Polri.
Pelantikan yang berlangsung di Lapangan SMPN 2 Telukjambe Timur ini menjadi bagian dari upaya penguatan sektor pendidikan di Kabupaten Karawang, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Karawang, sebanyak 364 Aparatur Sipil Negara (ASN) dilantik dan dikukuhkan. Jumlah tersebut terdiri dari 323 Kepala SD, 30 Kepala SMP, serta 11 pejabat fungsional.
Bupati Aep menegaskan bahwa seluruh proses mutasi dan pelantikan telah dilaksanakan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku, termasuk telah dilaporkan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Pelaksanaan mutasi ini merupakan salah satu yang terbesar, khususnya di lingkungan sekolah SD dan SMP. Semua sudah sesuai aturan dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Aep juga menyampaikan bahwa sektor pendidikan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Ia mengibaratkan pendidikan sebagai sebuah “kapal besar” yang mencetak sumber daya manusia unggul bagi masa depan Karawang.
“Saya sangat memantau langsung seluruh PNS, khususnya di lingkungan Disdik. Sekolah menjadi prioritas dalam pembinaan karena berkaitan langsung dengan kualitas generasi penerus,” tegasnya.
Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui program prioritas, termasuk pembangunan infrastruktur pendidikan dan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.
Ia meminta seluruh pihak untuk bekerja secara profesional dan sesuai standar yang telah ditetapkan, serta segera melaporkan jika ditemukan adanya penyimpangan.
Pemerintah Kabupaten Karawang juga memastikan bahwa program unggulan “Karawang Cerdas” akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan guna mendukung target wajib belajar 12 tahun.
Dalam kesempatan tersebut, turut dilantik sebanyak 4 orang PNS dan CPNS lulusan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (STTD).
Penulis : ( Runda Permana )












