MANOKWARI, Garudapost.id– Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Papua Barat memastikan Program Papua Barat Cerdas mulai disalurkan pada Agustus 2026 kepada 1.950 mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Barat juga menyiapkan beasiswa khusus bagi 70 mahasiswa kedokteran OAP.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, mengatakan proses verifikasi calon penerima beasiswa saat ini hampir selesai. Dari total 1.950 calon penerima, sekitar 1.000 berkas telah diajukan ke Inspektorat untuk dilakukan verifikasi sebelum pencairan dana.
“Penyaluran beasiswa ditargetkan dimulai pada Agustus 2026 setelah seluruh proses verifikasi penerima selesai dilaksanakan,” kata Barnabas.
Program Papua Barat Cerdas diperuntukkan bagi mahasiswa OAP yang memenuhi persyaratan, salah satunya memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 2,75.
Persyaratan tersebut diterapkan sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas akademik mahasiswa penerima bantuan.
Untuk mendukung pelaksanaan program ini, Pemerintah Provinsi Papua Barat mengalokasikan anggaran sekitar Rp80 miliar pada Tahun Anggaran 2026. Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp15 miliar dialokasikan bagi 1.950 mahasiswa penerima Program Papua Barat Cerdas, sementara sekitar Rp7 miliar disiapkan untuk 70 mahasiswa kedokteran, dengan besaran bantuan mencapai Rp100 juta per mahasiswa.
Barnabas menegaskan seluruh calon penerima akan melalui proses verifikasi yang ketat agar bantuan pendidikan benar-benar tepat sasaran dan diterima oleh mahasiswa yang memenuhi ketentuan.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat membuka peluang penambahan anggaran melalui Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 apabila dibutuhkan untuk menjamin keberlanjutan program beasiswa tersebut.
Melalui Program Papua Barat Cerdas, Pemerintah Provinsi Papua Barat berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi bagi Orang Asli Papua sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan daerah di masa mendatang.(*)

















