MANOKWARI, GARUDAPOST.ID – Pengurus baru Asrama Putra-Putri mahasiswa asal Nabire di Kota Manokwari resmi dilantik dalam kegiatan yang berlangsung di Asrama Putri, kawasan belakang Kelurahan Amban, Sabtu (29/8/2026).
Pelantikan diarahkan Badan Formatur yang sebelumnya dipimpin Jhon Gobay bersama Teofilus Yogi sebagai wakil. Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut diwakili Natalis Utti dan dihadiri Pembina Asrama, Darius Gobay, serta seluruh penghuni asrama putra-putri.
Dalam amanatnya, Darius Gobay menegaskan bahwa asrama bukan sekadar tempat tinggal, tetapi juga ruang pembinaan mahasiswa agar memiliki moral, integritas, dan tanggung jawab.
“Penghuni jangan menjadi mahasiswa biasa-biasa saja. Kalian harus menjadi mahasiswa yang bermanfaat bagi bangsa dan daerah,” tegas Darius.
Ia meminta pengurus baru menjalankan struktur organisasi secara serius dan menjadikannya sebagai sarana merangkul seluruh penghuni.
Menurutnya, mahasiswa harus memanfaatkan asrama sebagai tempat belajar dan mengembangkan diri.
“Biarkan perut kosong, jangan otak yang kosong,”pesan Darius.
Setelah amanat pembina, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan serah terima jabatan antara pengurus lama dan pengurus baru.
Pengurus lama, Selpius Gobai dan Olince Dimi, menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama menjalankan tugas serta berharap pengurus baru dapat melanjutkan kepemimpinan dengan lebih baik.
Pengurus baru Asrama Putra, Paul Giyai, mengajak seluruh penghuni menghargai setiap kepemimpinan serta membangun komunikasi yang aktif antara pengurus dan anggota.
Sementara itu, Fransina Wakei berharap setiap persoalan dapat diselesaikan melalui saling mengingatkan dan belajar bersama.
Senior asrama, Tresia Gane, mengingatkan agar kepengurusan baru tidak mengulangi hal-hal negatif dari periode sebelumnya. Ia juga mendorong terciptanya keharmonisan tanpa membeda-bedakan penghuni Asrama Putra dan Putri.
Senada, Ansel Degei meminta pengurus baru mampu mengelola asrama dengan baik dan mengendalikan ego dalam menjalankan tanggung jawab organisasi.
Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi pengurus dan seluruh penghuni untuk memperkuat persaudaraan, kedisiplinan, komunikasi, serta menjadikan asrama sebagai ruang pembinaan dan pengembangan intelektual mahasiswa.(Redaksi)


























