PGRI Kabupaten Gorontalo Dorong Guru Sehat, Gandeng IDI Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Minggu, 27 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Limboto, garudapost id— Upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan guru terus mendapat perhatian melalui kolaborasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Gorontalo

Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi guru dan tenaga pendidik dalam rangka memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118, dengan mengusung tema “IDI Berkemajuan: Gorontalo Sehat dan Sejahtera.” Minggu (27/9)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang dipusatkan di Aula KGTK Gorontalo itu menghadirkan sekitar 150 dokter, baik dokter umum maupun spesialis. , sebanyak 150 kuota secara khusus diperuntukkan bagi anggota PGRI Kabupaten Gorontalo.

Pelayanan kesehatan meliputi pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi dengan dokter, edukasi pencegahan penyakit, termasuk varises, serta donor darah yang dilaksanakan bekerja sama dengan PMI Kabupaten Gorontalo.

Kehadiran PGRI dalam kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat dengan para guru. Sasaran pelayanan diprioritaskan bagi guru yang sedang hamil serta pengurus sekolah dari jenjang TK hingga SMA/SMK.

Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo, Rapia Bahuwa, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang memberikan perhatian langsung terhadap kesehatan para guru.

Menurutnya, kesehatan guru merupakan bagian penting dalam menunjang kualitas proses pembelajaran. Guru yang sehat akan lebih optimal menjalankan tugas mendidik dan mendampingi peserta didik.

“Jika gurunya sehat, proses mengajar di sekolah pasti menjadi lebih maksimal. Karena itu, kesehatan guru sangat penting bagi kita semua,” ujar Rapia.

Ia berharap kolaborasi antara PGRI dan IDI tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi bentuk pelayanan yang berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak guru di Kabupaten Gorontalo.

Ketua IDI Wilayah Gorontalo, Dr. dr. Muhammad Isman Yusuf, Sp.N., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan kepedulian dokter terhadap para guru yang memiliki peran besar dalam membentuk generasi bangsa.

“Kami bisa ada seperti sekarang karena jasa para guru. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para guru tetap sehat dan bersemangat dalam mendidik murid-murid,” ungkapnya.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, turut mengapresiasi kolaborasi PGRI dan IDI tersebut. Menurutnya, guru dan dokter memiliki peran yang sama-sama penting dalam membangun kualitas kehidupan masyarakat.

“Guru adalah penerang bangsa, sedangkan dokter adalah penjaga kesehatan masyarakat. Kolaborasi seperti ini sangat bagus karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, khususnya para guru,” kata Sofyan.

Bupati berharap model kolaborasi tersebut dapat terus diperluas sehingga pelayanan kesehatan bagi guru dan tenaga pendidik dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo.

Kolaborasi PGRI dan IDI ini sekaligus menegaskan pentingnya perhatian terhadap guru bukan hanya dari sisi peningkatan kompetensi, tetapi juga kesehatan dan kesejahteraan. Dengan guru yang sehat dan terlindungi, kualitas pendidikan di Kabupaten Gorontalo diharapkan semakin kuat dan berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut turut mendapat apresiasi dari IDI Wilayah Gorontalo atas kontribusi PGRI Kabupaten Gorontalo dalam menyukseskan rangkaian Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118. Apresiasi tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, kepada PGRI sebagai bentuk penghargaan atas sinergi dan kepedulian bersama dalam mendukung kesehatan para guru.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menyisir Rumah ke Rumah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gelar tracking Malaria
Dari Limboto untuk WBK: Inovasi “Koin Stunting” BKKBN Gorontalo Pikat Tim Penilai Nasional
Perkuat Konsolidasi dan Inovasi Pendidikan, PGRI Kabupaten Gorontalo Gelar Konferensi Kerja Cabang di Seluruh Wilayah Kecamatan
Kasus Malaria Merekah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gencarkan Penanganan dan Tracing
Hari Kelima,Kisman Ishak Langsung Konsolidasi dan Cek Aset Kendaraan Dinas
Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T. Lantik Afriyani Katili sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo
Mahasiswa KKN Tematik II 2026 Hadirkan “Mujair Bernilai” untuk Kembangkan Potensi Ekonomi Desa Tabumela
Cegah Kanker Serviks, DWP Kabupaten Gorontalo Perkuat Gerakan Deteksi Dini
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 15:39

Menyisir Rumah ke Rumah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gelar tracking Malaria

Minggu, 27 September 2026 - 14:07

PGRI Kabupaten Gorontalo Dorong Guru Sehat, Gandeng IDI Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Jumat, 25 September 2026 - 15:11

Dari Limboto untuk WBK: Inovasi “Koin Stunting” BKKBN Gorontalo Pikat Tim Penilai Nasional

Jumat, 25 September 2026 - 14:36

Perkuat Konsolidasi dan Inovasi Pendidikan, PGRI Kabupaten Gorontalo Gelar Konferensi Kerja Cabang di Seluruh Wilayah Kecamatan

Kamis, 24 September 2026 - 16:30

Kasus Malaria Merekah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gencarkan Penanganan dan Tracing

Berita Terbaru

Kabupaten Jayawijaya

PMKRI Jayawijaya Tutup MPAB-MABIM, 53 Peserta Tuntaskan Proses Kaderisasi

Senin, 28 Sep 2026 - 01:18