Produktif dan Kreatif: Pembinaan Kemandirian melalui Hortikultura Hidroponik dan Daur Ulang Limbah Kelapa

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Ambon/Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian bagi warga binaan melalui berbagai program yang produktif dan inovatif. Salah satu bentuk nyata pembinaan tersebut diwujudkan melalui budidaya tanaman selada dengan sistem hidroponik serta pemanfaatan limbah kelapa menjadi berbagai karya kreatif yang bernilai guna dan bernilai ekonomis. Kamis (07/09)
Program pembinaan ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan kemampuan teknis, tetapi juga dibentuk karakter disiplin, tanggung jawab, kerja sama, serta jiwa kewirausahaan.

Pada kegiatan budidaya selada hidroponik, warga binaan dilibatkan secara langsung mulai dari proses penyemaian benih, perawatan tanaman, hingga masa panen. Sistem hidroponik dipilih karena dinilai lebih efisien dalam penggunaan lahan dan air, serta mampu menghasilkan tanaman yang sehat dan berkualitas. Hasil panen selada nantinya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan maupun dikembangkan sebagai produk yang memiliki nilai jual.

Pemanfaatan limbah kelapa menjadi berbagai hasil kerajinan tangan yang kreatif. Tempurung, sabut, maupun bagian lain dari kelapa diolah menjadi produk yang memiliki nilai estetika sekaligus nilai ekonomi. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menumbuhkan kreativitas warga binaan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pemanfaatan limbah menjadi barang yang lebih bermanfaat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Rutan Kelas IIA Ambon menyampaikan seluruh program berjalan secara optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaan. dalam meningkatkan kualitas pembinaan yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian.

“Pembinaan kemandirian tidak hanya berfokus pada pemberian keterampilan, tetapi juga membangun pola pikir yang produktif dan kreatif. Melalui budidaya selada hidroponik dan pemanfaatan limbah kelapa menjadi karya yang bernilai ekonomis, kami berharap warga binaan memiliki bekal yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha serta menjalani kehidupan yang lebih mandiri ketika kembali ke tengah masyarakat,” ujar Jefry.

Petugas pembinaan Rano, menambahkan bahwa program tersebut dirancang agar warga binaan mampu mengembangkan potensi diri melalui kegiatan yang bermanfaat dan sesuai dengan potensi daerah.

“Budidaya hidroponik dan pengolahan limbah kelapa merupakan keterampilan yang relatif mudah dipelajari serta memiliki prospek ekonomi yang baik. Kami berharap keterampilan ini dapat menjadi bekal yang berguna bagi warga binaan setelah bebas nanti,” jelasnya.

Salah seorang warga binaan, Clifort, mengaku memperoleh banyak pengalaman baru selama mengikuti kegiatan pembinaan tersebut. Menurutnya, program ini memberikan kesempatan untuk belajar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri dalam berkarya.

“Saya belajar cara menanam selada dengan sistem hidroponik mulai dari penyemaian hingga panen. Selain itu, saya juga belajar mengolah limbah kelapa menjadi kerajinan yang memiliki nilai jual. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan keterampilan yang bisa saya gunakan sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ungkap Clifort.
Melalui program pembinaan kemandirian ini, Rutan Kelas IIA Ambon terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan warga binaan yang produktif, kreatif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat. Pembinaan berbasis budidaya selada hidroponik dan pemanfaatan limbah kelapa diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pembinaan yang humanis, berkualitas, serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sinergi Ditjenpas dan Polda Maluku Dukung Reintegrasi Sosial
Optimalkan Tata Kelola Aset, Lapas Geser Lakukan Pelabelan BMN Berbasis SIMAN
Sambut Danramil Baru, Lapas Geser dan Koramil Geser Komitmen Jaga Stabilitas Kamtib.
Sinergi Lapas Geser dan Koramil Geser Lakukan Penanaman Bibit Pohon Mangrove Sambut HUT TNI ke-81 TNI Kodam XV/Pattimura
Tingkatkan Kompetensi ASN, Kabapas Saumlaki Ikuti Uji Kompetensi Profiling di UPT BKN Ambon
Pemetaan Kompetensi ASN Makin Terukur, Kanwil Ditjenpas Maluku Gelar Uji ProASN
Dukung Manajemen Talenta, 4 Pegawai Lapas Tual Ikuti ProASN di BKN Ambon
Perkuat Manajemen Talenta, Kalapas Piru dan Sejumlah Pejabat Ikuti Uji Kompetensi ProASN
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:47

Sinergi Ditjenpas dan Polda Maluku Dukung Reintegrasi Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 14:30

Optimalkan Tata Kelola Aset, Lapas Geser Lakukan Pelabelan BMN Berbasis SIMAN

Kamis, 3 September 2026 - 16:07

Sambut Danramil Baru, Lapas Geser dan Koramil Geser Komitmen Jaga Stabilitas Kamtib.

Rabu, 2 September 2026 - 11:55

Sinergi Lapas Geser dan Koramil Geser Lakukan Penanaman Bibit Pohon Mangrove Sambut HUT TNI ke-81 TNI Kodam XV/Pattimura

Rabu, 2 September 2026 - 00:07

Tingkatkan Kompetensi ASN, Kabapas Saumlaki Ikuti Uji Kompetensi Profiling di UPT BKN Ambon

Berita Terbaru