Garudapost.id-Saumlaki/Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Saumlaki menerima kunjungan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program pembinaan bagi Klien Pemasyarakatan,Rabu,(08/07). Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala Bapas Saumlaki ini menjadi momentum untuk mempererat koordinasi sekaligus menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan pembinaan kepribadian, khususnya di bidang keagamaan.
Kepala Bapas Kelas II Saumlaki,Martina Solilit, menyambut langsung rombongan Kemenag KKT dan menyampaikan apresiasi atas komitmen yang terus dibangun kedua instansi dalam mendukung proses pembimbingan dan pembinaan Klien Pemasyarakatan. Menurutnya, pembinaan yang efektif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak agar proses reintegrasi sosial dapat berjalan secara optimal.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah program pembinaan keagamaan yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, meliputi penyuluhan keagamaan, pembinaan mental dan spiritual, pendampingan rohani, serta penguatan nilai-nilai moral bagi Klien Pemasyarakatan. Program tersebut diharapkan mampu membentuk karakter klien agar memiliki kesadaran hukum, meningkatkan kualitas kepribadian, dan siap kembali menjalankan perannya sebagai anggota masyarakat yang produktif.
Kepala Bapas Saumlaki, Martina Solilit, menegaskan bahwa sinergi dengan Kementerian Agama merupakan bagian penting dalam mendukung tugas dan fungsi Bapas, khususnya dalam memberikan pembimbingan kepada klien selama menjalani masa integrasi.
“Pembinaan kepribadian, khususnya melalui pendekatan keagamaan, menjadi salah satu faktor penting dalam membangun perubahan perilaku Klien Pemasyarakatan. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sehingga program pembinaan yang diberikan semakin berkualitas dan memberikan dampak positif bagi klien,” ujar Kabapas.
Sementara itu, perwakilan Kemenag Kabupaten Kepulauan Tanimbar menyampaikan kesiapan untuk terus mendukung program pembinaan yang dilaksanakan Bapas Saumlaki melalui penyediaan penyuluh agama dan berbagai kegiatan pembinaan spiritual sesuai kebutuhan klien. Sinergi ini diharapkan dapat memberikan layanan pembinaan yang lebih komprehensif serta memperkuat nilai-nilai keagamaan sebagai bekal dalam proses reintegrasi sosial.
Melalui koordinasi yang terus terjalin, Bapas Saumlaki dan Kemenag KKT berkomitmen untuk menghadirkan program pembinaan yang berkesinambungan, humanis, dan berorientasi pada pemulihan serta pemberdayaan Klien Pemasyarakatan. Kolaborasi lintas instansi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan pemasyarakatan sekaligus mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat.

















