Realitas Yang Tak Terbantahkan Bahwa Kawasan Pinagut Kini Telah Menjelma Menjadi Ladang Emas Baru Bagi Perekonomian Masarakat 

Selasa, 18 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id BOROKO — Dinamika perebutan lapak dagang UMKM di kawasan wisata Batu Pinagut belakangan ini sukses menyita perhatian publik. Namun, di balik riuh dan ketegangan antar-pedagang tersebut, tersimpan sebuah realitas yang tak terbantahkan bahwa kawasan Batu Pinagut kini telah menjelma menjadi ladang emas baru bagi perekonomian daerah.

Perebutan ruang ini bukanlah sekadar konflik biasa, melainkan sinyal kuat bahwa destinasi ini memiliki daya magnet luar biasa yang menjanjikan perputaran uang yang menggiurkan.

Hukum pasar tidak pernah bohong gesekan hanya terjadi di tempat yang ramai uang. Rebutan posisi booth atau stan di Batu Pinagut adalah bukti konkret bahwa kawasan ini adalah ikon wisata nomor satu dengan lonjakan pengunjung yang masif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para pelaku usaha lokal rela bertaruh energi karena mereka tahu, setiap jengkal tanah di Batu Pinagut adalah jaminan pasar yang sangat potensial.

Oleh karena itu, energi yang ada tidak boleh habis untuk saling menyalahkan, melainkan harus dialihkan untuk membangun kolaborasi yang sehat

Polemik ini adalah tamparan sekaligus peluang emas bagi pemerintah daerah. Pemerintah tidak boleh lagi menggunakan cara-cara lama atau membiarkan penataan berjalan tanpa arah.

Momentum ini harus dipaksa menjadi titik balik penegakan regulasi. Zonasi yang tegas dan berkeadilan adalah harga mati agar estetika wisata tetap terjaga, kenyamanan pengunjung tidak terganggu, dan seluruh pedagang mendapat kesempatan yang adil tanpa ada yang di marjinalka.

Antusiasme pelaku UMKM yang meledak-ledak ini tidak boleh dipadamkan, melainkan harus dijinakkan dan diarahkan menjadi aset jangka panjang.

Penyuntikan Stimulus Bantuan UMKM mengonfirmasi bahwa pemerintah ingin pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan masyarakat sebagai pelaku usaha. Tugas mendesak kita hari ini adalah duduk bersama menyusun regulasi yang menganut prinsip keuntungan bersama.

Bagi Pemerintah: Regulasi yang dilahirkan harus transparan, adil, dan tidak tebang pilih dalam pembagian lapak. Aturan harus tertulis jelas agar tidak memicu kecurigaan sosial.

Bagi Masyarakat: Pedagang dan pengunjung wajib mematuhi aturan zonasi, menjaga kebersihan, serta tertib membayar retribusi demi keberlanjutan fasilitas publik

Batu Pinagut adalah aset bersama. Menatanya dengan ego masing-masing hanya akan merusak citra tempat wisata ini. Ketika pemerintah berkomitmen lewat bantuan UMKM dan masyarakat menyambutnya dengan ketaatan hukum, maka pertumbuhan ekonomi yang rapi, indah, dan menyejahterakan bukan lagi sekadar impian.

Jika dikelola dengan ketegasan yang profesional, penataan booth yang seragam, rapi, dan higienis justru akan mendongkrak status Batu Pinagut.

Tempat ini akan bertransformasi dari sekadar lokasi nongkrong biasa menjadi destinasi wisata modern yang berkelas dan profesional. (SM) Selasa(8/8/2026).

 

 

Facebook Comments Box

Penulis : SM

Editor : SM

Berita Terkait

Disaksikan Langsung Oleh Bupati Dr. Sirajudin Lasena, Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Bolmut Berlangsung Khidmat
Pemkab Boltara sukses menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81
Minimnya Peserta Pawai Taptu Dalam Memeriahkan HUT RI ke-81 Tingkat Kabupaten Boltara Jadi perbincangan Ada Apa..?
Kawasan Wisata Batu Pinagut Mendadak Ramai, Satuan Resmob Polres Bolmut Lonching Kafe Limango Sebagai Wadah Pendekatan Masyarakat
Ramlan Tinamonga Apresiasi Peluncuran Centra UMKM Batu Pinagut, Berharap Dorong Lapangan Kerja Baru
Isak Haru dan Bangga Orang Tua Warnai Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Boltara
Kades Boroko Dahlan Lasena Apresiasi Turnamen Sepak Bola Putri KT Samudra Cup 2026.
Hasil Dari Bibit Padi Unggulan Boltara Terbukti Tiga Kali Lipat Unggul Dan Melebihi Capaian Padi Lokal.
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:12

Realitas Yang Tak Terbantahkan Bahwa Kawasan Pinagut Kini Telah Menjelma Menjadi Ladang Emas Baru Bagi Perekonomian Masarakat 

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:34

Disaksikan Langsung Oleh Bupati Dr. Sirajudin Lasena, Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81 di Bolmut Berlangsung Khidmat

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:34

Pemkab Boltara sukses menggelar Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81

Minggu, 16 Agustus 2026 - 22:47

Minimnya Peserta Pawai Taptu Dalam Memeriahkan HUT RI ke-81 Tingkat Kabupaten Boltara Jadi perbincangan Ada Apa..?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:37

Kawasan Wisata Batu Pinagut Mendadak Ramai, Satuan Resmob Polres Bolmut Lonching Kafe Limango Sebagai Wadah Pendekatan Masyarakat

Berita Terbaru