Garudapost.id-Jatim-Gresik, Garuda post.Pemerintah Provinsi Jawa Timur menganugerahkan penghargaan PIN Jatim Cerdas Tahun 2026 kepada Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Gresik. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kepada Kepala Sekolah Irfan S.Pd., M.Pd., di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Anugerah tersebut diberikan berdasarkan penilaian atas keberhasilan sekolah mengantarkan siswanya diterima di perguruan tinggi negeri melalui Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) dengan jumlah terbanyak di tingkat provinsi pada tahun ajaran 2025/2026.
Data yang dirilis pihak sekolah mencatat sebanyak 120 siswa kelas XII dinyatakan lolos seleksi. Mereka tersebar di 18 perguruan tinggi negeri, dengan rincian sebagai berikut: Politeknik Pembangunan Nasional Jawa Timur 26 siswa, Universitas Negeri Surabaya 20 siswa, Universitas Airlangga 13 siswa, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 12 siswa, Universitas Brawijaya 8 siswa, serta Universitas Jember, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Politeknik Negeri Malang masing-masing 6 siswa.
Selain itu, terdapat 5 siswa yang diterima di Universitas Negeri Malang, 4 orang di Universitas Diponegoro, dan 2 orang di Politeknik Negeri Madura. Masing-masing 1 siswa diterima di Universitas Sebelas Maret, Institut Pertanian Bogor, Universitas Negeri Makassar, Universitas Negeri Manado, Universitas Mataram, Politeknik Negeri Madiun, dan Universitas Gresik.
“Pencapaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh warga sekolah, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga siswa yang telah mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh,” kata Irfan saat menerima penghargaan.
Dalam keterangan tertulisnya, pihak sekolah menyatakan anugerah itu menjadi dorongan untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pembelajaran. “Kami akan terus berupaya menciptakan lingkungan pendidikan yang mampu melahirkan lulusan berdaya saing,” tulis keterangan tersebut.
Penghargaan PIN Jatim Cerdas diselenggarakan secara tahunan sebagai bagian dari program peningkatan mutu pendidikan di Jawa Timur. Tujuannya memberikan apresiasi kepada satuan pendidikan yang mencatatkan kinerja baik dalam mendorong kelanjutan studi siswa ke jenjang perguruan tinggi.(Gus/Tim).
















