GARUDAPOST.ID|Sorong , PBD ,
Proses pemindahan tiang Telkom yang berada di area milik warga Kota Sorong ternyata bisa berjalan lancar hanya dengan mengajukan surat permohonan resmi.
Salah satu contohnya dialami Bapak Manulang, pemilik bengkel di Kota Sorong. Dahulu tiang itu berdiri di tengah lahan yang masih kosong dan tidak mengganggu siapa‑siapa. Namun setelah lahan dijadikan tempat usaha, posisi tiang justru menghalangi pintu masuk bengkelnya.

Ia kemudian mengajukan surat permohonan pemindahan kepada pihak Telkom. Tidak butuh waktu lama, petugas Telkom menindaklanjuti dan memindahkan tiang tersebut ke lokasi yang lebih sesuai.
“Saya hanya membuat surat permohonan dan foto diantar ke kantor Telkom, hanya beberapa hari tiang sudah dipindahkan dan tidak menghalangi tempat usaha kami lagi” kata Manullang (02/11/2026).
Riswandi Panjaitan, Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia Wilayah Papua Barat Daya, memberikan apresiasi atas pelayanan Telkom yang ramah dan cepat.
“Saya sempat datang ke kantor Telkom untuk menanyakan proses surat pengajuan Pak Manulang, disambut dengan ramah oleh petugas di front desk. Saya pun bertemu pihak terkait dan mereka menyatakan akan segera berkoordinasi. Benar saja, tidak lama kemudian Pak Manulang mengakui pekerjaan pemindahan sudah selesai,” ujarnya.
Dari sudut filsafat hukum, pelayanan yang responsif ini sejalan dengan prinsip bonum commune (kepentingan bersama). Badan usaha publik seperti Telkom tidak hanya menjalankan tugas komersial, tetapi juga punya tanggung jawab menyeimbangkan kepentingan infrastruktur dengan hak‑hak warga atas lahan miliknya. Pelayanan yang cepat dan ramah menjadi wujud nyata bahwa kepentingan umum tidak boleh menindas hak perorangan, serta menunjukkan kewajiban pelaku usaha untuk memberikan kemudahan tanpa membuat masyarakat berbelit‑belit prosedur.
Warga yang mengalami gangguan serupa disarankan melampirkan identitas, bukti kepemilikan lahan, dan alasan permohonan di dalam surat. Pihak Telkom nantinya akan melakukan survei sebelum menentukan jadwal pengerjaan.
PENULIS :
BAMBANG GUNTORO



















