Terima Kunjungan Kepala BPOM Ambon, Lapas Geser Targetkan Produk VCO Warga Binaan Berstandar BPOM untuk Pasar UMKM

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menerima kunjungan strategis dari Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Maluku di Ambon, Tamran Ismail, beserta rombongan, Selasa (9/6). Kedatangan rombongan BPOM ini disambut langsung oleh Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, yang didampingi oleh jajaran pejabat struktural.

Dalam kesempatan tersebut, Nober menyampaikan bahwa Lapas Geser terus berupaya menunjukkan komitmennya sebagai pusat pembinaan yang produktif. Upaya ini dilakukan dengan memanfaatkan melimpahnya komoditas kelapa lokal untuk memproduksi Minyak Kelapa Murni atau Virgin Coconut Oil (VCO) berkualitas, teruji klinis dan memiliki izin resmi.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Kepala BPOM untuk meninjau langsung kesiapan area produksi VCO di Lapas Geser. Dukungan ini menjadi angin segar bagi kami,” ujar Nober.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nober menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah krusial untuk menaikkan kelas produk warga binaan. Dukungan dan sertifikasi resmi dari BPOM tidak hanya menjamin keamanan konsumsi, tetapi juga memperluas jangkauan pasar. Melalui legalitas yang jelas, hasil karya Lapas Geser kini siap bersaing di pasaran.

Menanggapi koordinasi Kalapas, Kepala BPOM menyatakan bahwa pihaknya siap mengawal penuh pengurusan legalitas produk, mulai dari pendaftaran merek hingga sertifikasi keamanan pangan.

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif luar biasa dari Lapas Geser. BPOM hadir untuk memberikan pendampingan penuh dan mengawal proses legalitas produk ini, mulai dari pendaftaran merek hingga penerbitan izin edar. Komitmen kami adalah memastikan produk VCO yang dihasilkan higienis, aman dikonsumsi masyarakat luas, dan memenuhi standar edar BPOM,” jelas Tamrin.

Lebih lanjut di tempat yang sama, Ketua Tim Sertifikasi BPOM Ambon, Mathias S.T. Ola, menjelaskan alur perizinan. Ia menyampaikan bahwa alur tersebut dimulai dari penerbitan izin prinsip dan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), kemudian dilanjutkan ke BPOM.
“Kami menyarankan, agar dapat mempercepat proses legalitas, wadah produksi VCO ini sebaiknya dipayungi oleh Koperasi Lapas (bidang jasa dan produksi) atau melalui unit usaha Dharma Wanita Persatuan (DWP). Proses ini tentunya harus mematuhi regulasi yang ada, serta disesuaikan dengan aturan terkait pemenuhan syarat kemandirian bangunan dan lingkungan,” ungkap Mathias.

Selaku Kepala Lapas Geser, Nober menyambut baik dukungan penuh dari BPOM tersebut. Ia menambahkan bahwa sinergi ini merupakan solusi tepat untuk menjawab tantangan pemasaran produk karya warga binaan di Lapas Geser. Kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan produksi VCO oleh rombongan BPOM. Dalam pemantauan tersebut, Kepala BPOM mengarahkan agar pihak lapas segera menyediakan ruangan khusus alur produksi, mulai dari pengolahan hingga pengemasan produk. Saat meninjau pojok baca warga binaan, Kepala BPOM juga menyampaikan akan menyerahkan buletin BPOM sebagai bahan referensi untuk menambah wawasan dan pengetahuan para warga binaan.

Lebih lanjut melalui upaya penerbitan legalitas dan izin edar pangan, produk VCO hasil karya Warga Binaan Lapas Geser dapat diproyeksikan tidak hanya higienis dan bernilai ekonomi tinggi, tetapi juga siap bersaing di pasaran. Program ini diharapkan mampu menjadi pelopor serta contoh bagi lapas lainnya dalam mencetak warga binaan yang mandiri, produktif, dan terampil.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas
Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE
Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda
Wujud Sinergi dan Teladan Toleransi, Kalapas Geser Ikuti Pawai Akbar 1 Muharram 1448 H Di Negeri Geser
Tutup Program Magang, Lapas Saumlaki Lepas Peserta dengan Penuh Apresiasi
Penataan Hunian dan Pembinaan Jadi Fokus, Rutan Ambon Pindahkan 5 Narapidana ke Lapas Ambon
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:52

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46

Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36

Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:20

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:11

Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda

Berita Terbaru