Denpasar – Wakapolda Bali Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan kunjungan kerja Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia ke Provinsi Bali yang berlangsung di Gedung Wanita Nari Graha, Jalan Cut Nyak Dien No. 3, Panjer, Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Sabtu, (8/8/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan sosialisasi Program KPP sebagai upaya pemerintah dalam memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan perumahan yang mudah dan terjangkau melalui sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan.
Program KPP diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh hunian yang layak sekaligus memperkuat ekosistem perumahan melalui dukungan pembiayaan dari sisi permintaan maupun penyediaan perumahan.
Dalam sambutannya, Menteri PKP RI menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperluas akses pembiayaan perumahan, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Pemerintah juga terus mendorong berbagai kemudahan pembiayaan agar kepemilikan rumah semakin terjangkau oleh masyarakat.
Menteri PKP RI turut menyampaikan adanya peningkatan signifikan program bedah rumah di Provinsi Bali, dari 31 unit pada tahun sebelumnya menjadi 4.184 unit pada tahun ini. Hal tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Selain itu, Menteri PKP RI menekankan bahwa setiap program pemerintah harus terus dievaluasi dan dikembangkan agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pelayanan kepada masyarakat juga diharapkan dilaksanakan secara profesional, berintegritas, cepat, transparan, serta tidak berbelit-belit.
Kehadiran Wakapolda Bali dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polda Bali terhadap program strategis pemerintah, khususnya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak dan terjangkau.
Polda Bali juga senantiasa mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif sehingga berbagai program pembangunan pemerintah di Provinsi Bali dapat terlaksana dengan aman, tertib, dan tepat sasaran.
Melalui sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Polri, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan, diharapkan program di bidang perumahan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Bali.

















