WAMENA, Garudapost.id – Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua melalui program Papua Produktif menggelar audiensi bersama pelaku usaha kopi dari delapan kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan, Selasa (15/4/2026), di Cafe Lani Mendek jln josudarso wamena. Kegiatan ini bertujuan memperkuat ekosistem kopi sebagai komoditas unggulan daerah dan mendorong terobosan bisnis yang berkelanjutan.
Dalam Audiensi berlangsung ini mempertemukan berbagai pelaku usaha kopi dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan untuk membahas strategi pengembangan komoditas kopi secara terpadu dari hulu hingga hilir.
Anggota BP3OKP, Yoyo Iwik Sriyoto, menegaskan bahwa pihaknya mendorong pelaku usaha kopi untuk melakukan inovasi dan terobosan bisnis melalui program Papua Produktif.
“BP3OKP mendorong produk kopi Papua Pegunungan dari delapan kabupaten agar mampu melakukan terobosan bisnis sehingga lebih optimal dan berdaya saing,” ujarnya.
Dalam audiensi tersebut, sejumlah fokus pembahasan mengemuka, di antaranya peningkatan penggunaan teknologi dan alat produksi. BP3OKP akan memberikan asistensi berupa mesin pengolahan kopi guna meningkatkan mutu dan efisiensi produksi, serta mendorong penggunaan benih bersertifikat untuk menjaga kualitas dari hulu.
Selain itu, strategi pemasaran juga menjadi perhatian utama. Pelaku usaha didorong memanfaatkan kanal digital dan memperkuat storytelling mengenai kopi Papua Pegunungan melalui media sosial guna meningkatkan nilai jual dan memperluas jangkauan pasar.
BP3OKP juga berkomitmen memfasilitasi akses pasar yang lebih luas melalui kolaborasi multipihak, sehingga UMKM kopi di Papua Pegunungan dapat berkembang menjadi usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Adapun tujuan utama dari kegiatan ini meliputi peningkatan pemasaran produk kopi ke pasar nasional dan global, modernisasi alat produksi, perluasan budidaya berbasis benih unggul, serta penguatan ekonomi masyarakat melalui komoditas kopi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengangkat potensi kopi Papua Pegunungan sebagai salah satu komoditas unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(*)
Penulis : (Nelson surabut)
Editor : (Julianus Sorabut)
Sumber Berita: https//:Garudapost.id







