Jakarta, GARUDAPOST.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Gorontalo Bersama PGRI Provinsi Gorontalo, organisasi profesi ini sukses meraih penghargaan nasional sebagai 10 Besar Pembayar Iuran PGRI Tepat Waktu dan Lunas pada ajang Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) II PGRI Tahun 2026 yang berlangsung pada 16–18 April 2026 di Jakarta.
Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata komitmen dan kedisiplinan organisasi dalam menjalankan tata kelola yang baik, khususnya dalam memenuhi kewajiban iuran sebagai bentuk tanggung jawab kolektif seluruh anggota.
Ketua PGRI Kabupaten Gorontalo, Dra. Hj. Rapia Bahoea, M.Pd, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus atas capaian tersebut. Ia menegaskan, penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan kesadaran bersama dalam membangun organisasi yang tertib, profesional, dan ada aaa berintegritas.
Menariknya, penghargaan tersebut tidak hanya diraih oleh PGRI kabupaten Gorontalo tetapi juga seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo, yakni Kota Gorontalo, Bone Bolango, Gorontalo Utara, Boalemo, dan Pohuwato, yang secara kolektif telah dinyatakan lunas iuran PGRI.
“Penghargaan ini adalah buah dari komitmen kolektif. Terima kasih kepada seluruh pengurus PGRI Kabupaten Gorontalo yang senantiasa disiplin dan tepat waktu dalam memenuhi kewajiban iuran. Apresiasi juga kami sampaikan kepada PGRI Provinsi Gorontalo atas sinergi dan koordinasi yang terus terjalin dengan baik,” ujarnya
Ia menambahkan, pelaksanaan Konkernas II PGRI Tahun 2026 turut dirangkaikan dengan kegiatan Halal Bihalal yang mengusung tema “Memperkuat Silaturahmi dalam Mewujudkan Guru Bermutu, Indonesia Maju.” Momentum ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi nasional, tetapi juga forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan serta penguatan organisasi ke depan.
Keikutsertaan dan prestasi yang diraih PGRI provinsi Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo dalam forum nasional ini semakin mempertegas eksistensi organisasi sebagai wadah profesi guru yang solid, berprestasi, dan aktif berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, PGRI juga meluncurkan Gerakan Nasional 1 Juta Guru, sebuah program strategis yang bertujuan meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Indonesia. Program ini diharapkan mampu mencetak guru yang profesional, adaptif, serta siap menghadapi dinamika dan tantangan pendidikan di masa depan.
Kegiatan Konkernas II PGRI dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari pengurus besar, perangkat kelengkapan pusat, pengurus PGRI provinsi dan kabupaten/kota, lembaga pendidikan PGRI, hingga IGTKI-PGRI dari seluruh Indonesia.
Acara ini dibuka oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, serta dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat.







