Pakar Strategi PPAU: Yang Ditakuti Israel Bukan Nuklir Iran, tapi Normalnya Kehidupan Iran

Selasa, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID | JAKARTA – Pakar Strategi Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (PPAU), Marsma TNI (Purn) Agung Sasongkojati, memastikan hal yang paling ditakuti Israel dari Iran bukanlah bom nuklir, melainkan kondisi kehidupan Iran yang berjalan normal.

Menurut Agung, apabila Iran mampu menjalankan kehidupan bernegara secara normal tanpa tekanan, sanksi, dan embargo internasional, negara Republik Islam tersebut berpotensi menjelma menjadi negara paling maju kedua di dunia setelah Tiongkok.

Pernyataan itu disampaikan Agung saat menganalisis dinamika geopolitik Timur Tengah dan sikap Israel terhadap Iran. Ia menilai, isu nuklir kerap dijadikan alasan, padahal kekhawatiran utama Israel terletak pada kebangkitan Iran sebagai kekuatan baru.

“Yang ditakuti Israel itu normalnya Iran. Kalau Iran normal, stabil, dan tidak ditekan, maka dengan sumber daya dan kualitas manusianya, Iran bisa jadi negara paling maju kedua setelah Tiongkok,” ujar Agung.

Ia menambahkan, stabilitas internal dan kemandirian Iran di bidang teknologi, energi, serta pertahanan menjadi faktor kunci yang dapat mempercepat lompatan kemajuan negara tersebut di berbagai sektor.

Analisis tersebut mengemuka di tengah eskalasi tensi antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang terus menjadi perhatian dunia internasional. (Redaksi)

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kapolri Pimpin Apel dan Buka Rakernis Korps Brimob Polri Tahun 2026
Pengamat: Kemenangan Iran Buka Peluang Kemerdekaan Palestina
Kiai Said Aqil Terima Dubes Iran di Al-Tsaqafah, Puji Kontribusi Persia untuk Peradaban Islam
“Halal Bihalal Pejambon & Kebon Jeruk: Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan”
Prabowo panggil mentri ESDM Bahlil usai Bertemu Staf Khusus Putin dan mentri Energi Rusia
Prabowo Rampungkan Diplomasi Eropa, Bawa Pulang Komitmen Energi dan Investasi
Kembali ke Pancasila dan UUD’45 artinya kembali ke sistem MPR dengan wewenang : 1.Menetapkan UUD, 2.Menetapkan GBHN, 3.Menetapkan Mandataris MPR.
Langkah Besar Nelson Pomalingo: Dari Gorontalo, Kini Pimpin Integrasi Kampus dan Perkebunan Skala Nasional

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 09:11

Kapolri Pimpin Apel dan Buka Rakernis Korps Brimob Polri Tahun 2026

Selasa, 21 April 2026 - 09:03

Pengamat: Kemenangan Iran Buka Peluang Kemerdekaan Palestina

Selasa, 21 April 2026 - 08:55

Kiai Said Aqil Terima Dubes Iran di Al-Tsaqafah, Puji Kontribusi Persia untuk Peradaban Islam

Selasa, 21 April 2026 - 08:49

Pakar Strategi PPAU: Yang Ditakuti Israel Bukan Nuklir Iran, tapi Normalnya Kehidupan Iran

Selasa, 21 April 2026 - 05:09

“Halal Bihalal Pejambon & Kebon Jeruk: Merajut Silaturahmi, Menguatkan Kebersamaan”

Berita Terbaru