GARUDAPOST.ID | JAKARTA – Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) KH Said Aqil Siradj menerima kunjungan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah, Jakarta Selatan, Jumat 17 April 2026.
Pertemuan yang berlangsung di kompleks pesantren tersebut membahas penguatan hubungan antarulama serta kerja sama di bidang pendidikan dan kebudayaan Islam. Kunjungan diplomatik ini menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara tokoh-tokoh Islam Indonesia dan Iran.
Dalam sambutannya, Kiai Said yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan apresiasi atas keberanian Iran serta kemampuan teknologi persenjataan yang dimiliki negara tersebut dalam menghadapi tekanan Amerika Serikat dan Israel.
Selain itu, Kiai Said menyoroti kontribusi historis Persia dalam pembangunan peradaban Islam. Menurutnya, warisan keilmuan dari Persia memiliki pengaruh besar terhadap dunia Islam, termasuk Indonesia.
“95 persen ilmuwan pembangun peradaban Islam, termasuk sejumlah wali terkemuka penyebar agama Islam di Indonesia, berasal dari Persia, Iran,” ujar Kiai Said di hadapan Dubes Mohammad Boroujerdi.
Dubes Mohammad Boroujerdi menyambut baik pernyataan tersebut dan menegaskan komitmen Iran untuk terus memperkuat hubungan dengan ormas-ormas Islam di Indonesia, khususnya di sektor pendidikan, riset, dan dialog peradaban.
Pertemuan tertutup itu diakhiri dengan ramah tamah dan pertukaran cenderamata antara kedua belah pihak. (Redaksi)








