Garudapost.id | Palangka Raya – Seorang dosen muda di Kota Palangka Raya, bernama Bunga (26), curhat dan meminta perlindungan ke Cak Sam Polda Kalteng lantaran menjadi korban penghinaan dan pencemaran nama baik di media sosial. Pelaku diketahui adalah seorang selebgram berinisial Mawar (28), Selasa (21/4/2026).
Dalam pengaduannya, Bunga mengaku sangat tersinggung karena dirinya terus-menerus disindir, dihina, dan dilecehkan melalui unggahan Instagram. Tidak hanya menyebut nama secara jelas, Mawar juga sampai menyebutkan nama instansi tempat Bunga bekerja, hingga menghina latar belakang keluarga dan pasangannya.
“Saya marah karena hal yang dikatakan tidak mendasar dan tidak ada buktinya. Dia menyindir sampai menyebut nama, instansi tempat kami bekerja, bahkan menghina membawa-bawa pekerjaan orang tua saya. Saya dan pacar saya dihina dengan kata-kata kasar seperti disebut hewan,” curhat Bunga kepada Cak Sam.
Salah satu kalimat yang dilontarkan pelaku bahkan sangat menyakitkan, di antaranya menyebut korban sebagai “anak pendeta yang kelakuan kayak iblis” hingga membandingkan fisik korban dan pacarnya dengan binatang.
Diketahui, keduanya sebenarnya pernah berteman lama dan pernah bekerja di tempat yang sama. Namun, hubungan memburuk setelah Mawar dikeluarkan dari tempat kerja karena pelanggaran berat, yang hingga kini menjadi pemicu kebencian pelaku.
Menanggapi laporan tersebut, Cak Sam segera mempertemukan kedua belah pihak. Uniknya, dalam pertemuan mediasi dan pembinaan ini, Mawar didampingi langsung oleh dua orang pengacaranya.
Dalam pembinaan, Cak Sam menegaskan pentingnya etika dan bijak bermedia sosial.
“Ada masalah apapun dan dengan siapapun, jangan diumbar di media sosial. Selesaikanlah dengan cara baik-baik atau laporkan saja ke polisi. Biarlah hukum yang bekerja menyelesaikannya,” nasihat Cak Sam.
Menyadari kesalahannya dan setelah diberikan pemahaman, Mawar akhirnya mengakui perbuatannya. Ia pun meminta maaf kepada Bunga secara langsung maupun yang akan diunggah di media sosial, serta berjanji tidak akan mengulangi tindakan tersebut.
Narasumber : Cak Sam
Editor : Priadi Garudapost.id











