SULTENG, GarudaPost.id – Palu, – Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu menyampaikan ucapan Selamat Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh pada Jumat, 1 Mei 2026. Ucapan ini disertai harapan agar semangat kerja keras, solidaritas, dan profesionalisme para pekerja di seluruh Indonesia terus bertumbuh.
Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, S.H., menegaskan bahwa peringatan Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat penghargaan terhadap peran vital pekerja dalam pembangunan nasional.
“Kami, Keluarga Besar Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palu, mengucapkan Selamat Hari Buruh Internasional. Semoga semangat kerja keras, solidaritas, dan profesionalisme para pekerja terus tumbuh, serta diiringi dengan peningkatan kesejahteraan, perlindungan, dan keadilan bagi seluruh buruh demi kemajuan bangsa,” ujar Makmur melalui keterangan resminya di Palu.
Perkuat Profesionalisme dan Kesejahteraan Pekerja
Dalam pesannya, Kalapas menyoroti tiga pilar utama yang menjadi kunci kemajuan tenaga kerja Indonesia: etos kerja yang tinggi, solidaritas yang kokoh, serta perlindungan dan keadilan yang merata. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai pembinaan di internal Lapas, di mana petugas pemasyarakatan juga terus didorong untuk bekerja secara profesional dan manusiawi.
“Pekerja adalah tulang punggung bangsa. Maka dari itu, kami berharap agar seluruh buruh di Indonesia, termasuk para petugas pemasyarakatan yang setiap hari mengabdi, senantiasa mendapatkan hak-hak yang layak, perlindungan hukum, dan kesempatan untuk terus meningkatkan kompetensi,” tambahnya.
Peringatan Hari Buruh Internasional 2026 menjadi pengingat bahwa perjuangan untuk kesejahteraan pekerja masih harus terus dilanjutkan. Lapas Kelas IIA Palu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mendukung terciptanya iklim kerja yang adil dan produktif.
Momentum Refleksi di Balik Tembok Lapas
Di lingkungan Lapas Palu, semangat pekerja juga tercermin dalam program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Berbagai pelatihan keterampilan kerja diberikan agar mereka kelak dapat kembali ke masyarakat sebagai tenaga kerja yang produktif dan berdaya saing. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen Lapas dalam mendukung penguatan sumber daya manusia Indonesia secara inklusif.
Dengan mengusung tema solidaritas dan kesejahteraan, ucapan Hari Buruh dari Lapas Kelas IIA Palu diharapkan mampu menggema dan menginspirasi banyak pihak untuk terus memperjuangkan martabat pekerja di seluruh pelosok negeri.
( Syaiful )



















