Garudapost.id: Lawan Hoaks dengan Data, Lawan Amplop dengan Integritas

Garudapost.id, Sumut – Momentum Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada Minggu 3 Mei 2026 dijadikan Pimpinan Umum Media Online Garudapost.id sebagai pengingat keras: kebebasan pers bukan tanpa batas, melainkan tanggung jawab untuk mencerdaskan bangsa.
Pimpinan Umum Garudapost.id menegaskan, pers adalah pilar keempat demokrasi yang wajib dijaga marwahnya. Mengacu tema World Press Freedom Day 2026 “Pers Berkualitas untuk Masa Depan yang Damai dan Adil”, ia menyebut kebebasan pers harus sejalan dengan UU Pers No. 40/1999, Kode Etik Jurnalistik, dan UU ITE.
“Selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia. Kebebasan tanpa tanggung jawab itu anarki. Pers harus merdeka dari intervensi, merdeka dari amplop, dan merdeka dari pesanan. Pena wartawan adalah senjata kebenaran, bukan alat dagang,” tegas Pimpinan Garudapost.id, Minggu 3 Mei 2026.
Ia menyoroti tiga ancaman serius bagi dunia pers saat ini. Pertama, wartawan gadungan yang memeras dengan dalih konfirmasi. Kedua, media abal-abal penyebar hoaks tanpa verifikasi dan tabayyun. Ketiga, praktik plagiarisme yang membunuh media kecil yang bekerja keras di lapangan.
“Stop jual idealisme! Sekali integritas wartawan dijual, matilah kepercayaan publik. Media tanpa trust itu bangkai. Garudapost.id tidak akan pernah kompromi dengan wartawan bodong dan berita pesanan,” sentilnya.
Tiga komitmen Garudapost.id di Hari Kebebasan Pers 2026:
1. Profesional & Berintegritas. Patuh UU Pers dan KEJ. Akurasi, keberimbangan, dan tabayyun harga mati.
2. Lawan Hoaks dengan Data. Verifikasi setiap informasi. Jangan jadi corong fitnah yang memecah belah bangsa.
3. Bela Jurnalis yang Lurus. Garudapost.id siap pasang badan untuk wartawan yang bekerja dengan hati, dan sikat habis yang merusak profesi.
Pimpinan Umum Garudapost.id mengajak seluruh insan pers, baik media arus utama, media online, jurnalis warga, hingga pers mahasiswa, untuk bersatu menjaga marwah profesi. “Pers yang kuat melahirkan negara yang kuat. Tanpa pers berkualitas, jangan mimpi Indonesia disegani dunia.”
“Wartawan Garudapost.id tidak hanya menulis, tapi juga mengawal kebenaran dan menggerakkan perubahan. Merdeka Pers! Hidup Jurnalisme Bermartabat!” pungkasnya.
(Redaksi Garudapost.id)

















