Kasatreskrim polres Morowali AKP Erick Wijaya Siagian mengusut dugaan penggelapan dana tali asih di Desa Topogaro

Selasa, 5 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SULTENG, Garudapost.idMOROWALI – Teka-teki di balik pengelolaan dana tali asih di Desa Topogaro perlahan mulai disingkap. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Morowali kini tengah mendalami dugaan tindak pidana penggelapan dana yang seharusnya menjadi hak masyarakat tersebut.

 

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Morowali, AKP Erick Wijaya Siagian, S.I.K., melalui pesan WhatsApp kepada media,pada Minggu (3/5/2026).

 

“(Kami) masih dalam tahap pendalaman,” ujar AKP Erick menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara ini secara transparan dan profesional.

 

Perkembangan Penyelidikan: 8 Saksi Diperiksa

 

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa total delapan orang saksi. Angka ini merupakan akumulasi dari pemanggilan bertahap yang dilakukan penyidik. Sebelumnya, pada 28 April 2026, penyidik telah memanggil dan memeriksa lima orang saksi, Dalam perkembangan terbaru, polisi kembali memeriksa tiga saksi tambahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

 

Pemeriksaan saksi ini merujuk pada laporan polisi dengan nomor: LP/B/54/IV/SPKT/Polres Morowali/Polda Sulawesi Tengah, tertanggal 15 April 2026. Meski demikian, AKP Erick belum dapat memerinci identitas para saksi maupun nominal dana yang diduga digelapkan karena proses penyelidikan masih berjalan.

 

Penyelidikan yang dilakukan Satreskrim Polres Morowali bertujuan untuk mendalami dugaan penyimpangan dalam penyaluran dana tali asih yang seharusnya diterima oleh pihak-pihak tertentu di desa tersebut. Polres Morowali memastikan perkara ini akan ditangani secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bahan keterangan guna mengungkap secara jelas konstruksi perkara dan pihak-pihak yang bertanggung jawab

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Pers Sedunia 2026, Wakil Ketua DPRD Sulteng Ajak Insan Pers Perangi Hoaks dan Jaga Integritas
Bupati Morowali Ingin Pemerintahan Bersih Demi Masa Depan Generasi Morowali
Aliansi Masyarakat Desa Unsongi Ancam Tempuh Jalur Hukum, Soroti Dugaan Perusakan Lingkungan oleh PT Rezky Utama Jaya
Pemuda Bahodopi Menolak Perayaan HUT Kecamatan yang Dinilai Minim Partisipasi 
May Day 2026 Memanas: Ratusan Buruh di Depan Kantor IMIP Morowali Kecewa Berat, Ancam Aksi Besar-besaran
Pesan Menyentuh Bupati Morowali di Hardiknas: Hormati dan Hargai Jasa Guru
*Bupati Morowali Tegaskan Tidak Boleh Ada Anak Terlantar Sekolah di Tahun 2026*
*Bupati Morowali Ajak Seluruh Elemen Masyarakat Dukung Kemajuan Pendidikan*
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:28

Hari Pers Sedunia 2026, Wakil Ketua DPRD Sulteng Ajak Insan Pers Perangi Hoaks dan Jaga Integritas

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:54

Kasatreskrim polres Morowali AKP Erick Wijaya Siagian mengusut dugaan penggelapan dana tali asih di Desa Topogaro

Senin, 4 Mei 2026 - 10:26

Bupati Morowali Ingin Pemerintahan Bersih Demi Masa Depan Generasi Morowali

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:07

Aliansi Masyarakat Desa Unsongi Ancam Tempuh Jalur Hukum, Soroti Dugaan Perusakan Lingkungan oleh PT Rezky Utama Jaya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:04

Pemuda Bahodopi Menolak Perayaan HUT Kecamatan yang Dinilai Minim Partisipasi 

Berita Terbaru