Garudapost.id-Langgur/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan bagi Warga Binaan, khususnya dalam hal pemenuhan hak kesehatan dan nutrisi. Terbaru, Lapas Tual menggandeng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Maluku Tenggara untuk melakukan Quality Control (QC) terhadap Depot Air Minum Isi Ulang dan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Dapur pada Selasa (12/05).
Kegiatan ini meliputi pemeriksaan teknis mulai dari sumber air, proses filtrasi pada depot air minum, hingga sistem pembuangan limbah dapur untuk memastikan seluruh fasilitas memenuhi standar kelayakan kesehatan.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Tual, Nurchalis Nur, menegaskan bahwa pengawasan mutu ini adalah langkah preventif untuk menjaga kesehatan lingkungan di dalam blok hunian. “Kesehatan warga binaan adalah prioritas kami. Melalui kerja sama dengan Dinkes Malra, kami ingin memastikan bahwa air yang dikonsumsi dan sistem pembuangan limbah dapur sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) kesehatan. Ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas kami dalam melayani,” ujar Nurchalis Nur.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Giatja (Kasi Binadik), Iswan Ternate, menjelaskan bahwa hasil kontrol kualitas ini sangat penting untuk pembaruan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi. “Pemeriksaan berkala ini rutin kami lakukan. Selain depot air, IPAL dapur menjadi fokus karena berkaitan langsung dengan sanitasi pengolahan makanan harian. Kami ingin menjamin bahwa apa yang dikonsumsi warga binaan benar-benar bersih dan proses pembuangan limbahnya tidak mencemari lingkungan Lapas,” jelas Iswan.
Sementara itu, perwakilan dari tim teknis Dinas Kesehatan Maluku Tenggara yang diwakili oleh Staf Kesehatan Lingkungan Puskesmas Ohijang/Watdek, Yohanis Rahail, memberikan apresiasi atas proaktifnya pihak Lapas dalam menjaga standar kesehatan. “Dari hasil pantauan lapangan, sarana depot air dan IPAL dapur di Lapas Tual telah dikelola dengan cukup baik. Kami melakukan pengambilan sampel air untuk diuji laboratorium lebih lanjut guna memastikan tidak ada kandungan bakteri berbahaya. Kami sangat mengapresiasi upaya Lapas Tual dalam menjaga higiene sanitasi ini,” ungkapnya.
Kegiatan pengecekan berlangsung lancar dan akan menjadi bahan evaluasi berkala guna mewujudkan Lapas Kelas IIB Tual yang bersih, sehat, dan humanis bagi seluruh penghuninya.









