Garudapost.id | Cirebon — Kondisi memprihatinkan terjadi di SDN 1 Pangenan, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, setelah sekolah tersebut terendam banjir akibat curah hujan deras. Dunia pendidikan memang selalu diuji. Kalau bukan soal fasilitas rusak, ya kebanjiran. Anak-anak mau sekolah saja kadang harus lebih tangguh dari pegawai proyek.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Kamis (21/05/2026), seluruh halaman sekolah hingga ruang kelas dipenuhi genangan air. Ketinggian air bahkan mencapai sekitar 60 sentimeter sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM).
Akibat banjir tersebut, siswa kelas 6 yang tengah melaksanakan ujian terpaksa menumpang di sekolah lain demi kelancaran kegiatan ujian. Sementara itu, proses pembersihan lingkungan sekolah dilakukan secara gotong royong bersama petugas pemadam kebakaran, Babinsa, serta para siswa dan siswi.

Kepala SDN 1 Pangenan, Asropi, S.Pd., mengatakan banjir sudah berlangsung selama dua hari dan sempat membuat aktivitas sekolah terganggu.
“Banjir terjadi selama dua hari. Untuk siswa kelas 6 yang sedang ujian sementara menumpang di sekolah lain. Alhamdulillah proses pembersihan dibantu Damkar, Babinsa, dan para siswa,” ujarnya.
Meski sempat lumpuh akibat banjir, pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal pada hari berikutnya setelah dilakukan pembersihan. Namun kondisi tersebut kembali menjadi perhatian serius terkait sistem drainase dan penanganan banjir di wilayah sekitar sekolah. Karena rupanya, selain harus belajar, murid-murid juga dipaksa praktik survival menghadapi banjir tahunan.
Penulis : (Efraim)
Editor : Redaksi

















