Ambil Sumpah dan Janji Lima PNS Baru, Kalapas Bandanaira Tekankan Integritas dan Semangat Melayani

Kamis, 11 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Bandanaira/Sebanyak lima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Penjaga Tahanan Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira resmi menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) setelah mengikuti prosesi pengambilan sumpah dan janji PNS yang berlangsung di Aula Lapas Bandanaira, Kamis (11/6).

‎Momentum yang dirasakan Fritsky Evandro Latukolan, Muhammad Rizky Damara Kaimuddin, Teo Christopher Rupidara, Moh Arif Hentihu, dan Faden Attamimi itu bukan sekadar penanda perubahan status kepegawaian, tetapi titik awal pengabdian sebagai aparatur negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat maupun Warga Binaan.

‎Kepala Lapas (Kalapas) Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, turut menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PNS secara simbolis. Ia menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mampu menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta menjunjung tinggi etika dan disiplin kerja.

‎”Pengambilan sumpah dan janji ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan komitmen moral dan tanggung jawab yang harus dipegang teguh sepanjang karier sebagai ASN. Jadilah pegawai yang berintegritas, profesional, dan selalu mengedepankan pelayanan yang humanis,” tegas Kalapas.

‎Ia juga mengajak para PNS yang baru diambil sumpahnya untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat semangat pengabdian, serta menjaga nama baik institusi di tengah berbagai tantangan tugas Pemasyarakatan yang semakin kompleks.

‎Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, dalam sambutannya menegaskan pentingnya integritas, disiplin, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas. Ia menyampaikan bahwa pengambilan sumpah dan janji PNS bukan sekedar seremonial, melainkan ikrar moral yang mengikat setiap pegawai secara pribadi maupun institusional di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.

‎Kepada para tugas muda Pemasyarakatan, Ricky memberikan peringatan tegas bahwa tidak ada toleransi terhadap berbagai pelanggaran yang dapat mencederai marwah institusi.

‎”Tidak ada toleransi bagi narkoba, handphone ilegal, pungli, penipuan, maupun praktik korupsi dalam bentuk apa pun. Jika terbukti, akan kami tindak,” tegasnya.

‎Lebih lanjut, Ricky mengingat bahwa status sebagai PNS bukanlah sebuah hak istimewa, melainkan amanah yang dipercayakan oleh negara dan harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.

‎”Ingatlah, status PNS bukanlah hak istimewa, melainkan amanah yang dititipkan sementara. Laksanakan tanggung jawab dengan penuh dedikasi, tunjukkan keteladanan, serta tanamkan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesannya.

‎Salah satu PNS yang baru dilantik, Muhammad Rizky Damara Kaimuddin, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya setelah resmi menyandang status sebagai PNS. Menurutnya, momen pengambilan sumpah dan janji PNS menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier sekaligus pengingat akan tanggung jawab besar yang harus dijalankan sebagai abdi negara.

‎”Alhamdulillah, saya sangat bersyukur atas amanah yang diberikan. Pengambilan sumpah dan janji ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih baik, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi terbaik bagi institusi Pemasyarakatan,” ujarnya.

‎Dengan telah diambilnya sumpah dan janji PNS tersebut, diharapkan kelima pegawai dapat memberikan kontribusi terbaik bagi Pemasyarakatan, memperkuat kualitas pelayanan, serta menjadi bagian dari upaya mewujudkan birokrasi yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan yang berdampak positif bagi masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas
Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE
Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda
Wujud Sinergi dan Teladan Toleransi, Kalapas Geser Ikuti Pawai Akbar 1 Muharram 1448 H Di Negeri Geser
Tutup Program Magang, Lapas Saumlaki Lepas Peserta dengan Penuh Apresiasi
Penataan Hunian dan Pembinaan Jadi Fokus, Rutan Ambon Pindahkan 5 Narapidana ke Lapas Ambon
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:52

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46

Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36

Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:20

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:11

Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda

Berita Terbaru