Warga Binaan Lapas Bandanaira diberdayakan Kembangkan tanaman Hidroponik ‎

Sabtu, 20 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Bandanaira/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira terus optimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui pengembangan budidaya kangkung, sawi, dan selada dengan metode hidroponik, Sabtu (20/6). Program ini merupakan komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan berorientasi pada peningkatan keterampilan Warga Binaan, sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan di lingkungan Lapas.

‎Pengembangan budidaya kangkung, sawi, dan selada secara hidroponik dilakukan sebagai solusi alternatif dalam mendukung program ketahanan pangan di lingkungan Lapas. Metode ini dipilih karena tidak bergantung pada media tanah, sehingga proses budidaya dapat dikelola dengan lebih terkontrol dan efisien. Selain itu, sistem hidroponik memungkinkan pemanfaatan lahan yang terbatas secara optimal, sehingga tetap mampu menghasilkan tanaman yang produktif, berkualitas, dan bernilai ekonomis.

‎Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menegaskan inovasi budidaya hidroponik merupakan langkah strategis untuk memastikan kegiatan pembinaan kemandirian tetap berjalan optimal meskipun dihadapkan pada kondisi keterbatasan lahan.

‎”Budidaya hidroponik ini kami kembangkan sebagai solusi untuk memanfaatkan lahan yang terbatas. Selain mendukung ketahanan pangan, juga menjadi sarana pembelajaran keterampilan yang bermanfaat bagi Warga Binaan sebagai bekal setelah mereka kembali ke masyarakat,” tegasnya.

‎Budidaya hidroponik ini dilaksanakan di bawah koordinasi Subseksi Pembinaan dengan melibatkan Warga Binaan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Mulai dari proses penyemaian benih, pemeliharaan tanaman, hingga masa panen dilakukan secara langsung oleh Warga Binaan dengan pendampingan petugas pembinaaan.

‎Kepala Subseksi Pembinaan, Rustam Kasoor, menyampaikan program ini tidak hanya difokuskan pada hasil produksi pertanian, tetapi juga sarana pembelajaran keterampilan pertanian modern bagi Warga Binaan.

‎”Kami mendorong Warga Binaan untuk memahami proses budidaya secara menyeluruh. Dengan keterlibatan langsung pada setiap tahapan kegiatan, mereka diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menyelesaikan masa pembinaan, khususnya dalam mengembangkan usaha pertanian skala kecil,” harapnya.

‎Salah satu Warga Binaan, Adi, mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru melalui program budidaya hidroponik yang dijalankan di Lapas. “Kami belajar banyak hal tentang cara menanam dengan sistem hidroponik, mulai dari penyemaian, pengaturan nutrisi, hingga perawatannya. Ilmu ini sangat bermanfaat bagi kami karena metode hidroponik bisa dilakukan meskipun dengan lahan yang terbatas. Harapannya nanti bisa kami terapkan setelah bebas,” ungkapnya.

‎Melalui pengembangan budidaya tanaman hidroponik ini, Lapas Bandanaira kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pembinaan yang adaptif, produktif, dan berdampak nyata. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan Warga Binaan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan di lingkungan Lapas serta mendukung terwujudnya Pemasyarakatan yang lebih mandiri dan berdaya guna.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kegiatan Pembinaan Kemandirian: Progres Budidaya Tanaman Terong di Area Lahan Tanam
Layanan Humanis, Lapas Wahai Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis bagi Pengunjung
Perdana di Lapas Wahai, 17 Warga Binaan Khatam Al-Qur’an di 1 Muharam
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Piru Razia Kamar Hunian Warga Binaan
Melalui Mapenaling, Rutan Ambon Kenalkan Hak, Kewajiban, dan Tata Tertib kepada Tahanan Baru
Program Magang Nasional Batch III Berakhir, Lapas Bandanaira Lepas 24 Peserta
Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Tual Gelar Penggeledahan Mendadak di Blok Hunian
Tamping Kebun Lapas Saparua Optimalkan Lahan Ketahanan Pangan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:33

Warga Binaan Lapas Bandanaira diberdayakan Kembangkan tanaman Hidroponik ‎

Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:05

Kegiatan Pembinaan Kemandirian: Progres Budidaya Tanaman Terong di Area Lahan Tanam

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:59

Layanan Humanis, Lapas Wahai Fasilitasi Cek Kesehatan Gratis bagi Pengunjung

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:57

Perdana di Lapas Wahai, 17 Warga Binaan Khatam Al-Qur’an di 1 Muharam

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:09

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Piru Razia Kamar Hunian Warga Binaan

Berita Terbaru