PUSPHA & Mahasiswa Peringatkan: Jangan Intervensi Kasus Dugaan Korupsi KIP Kuliah Sumut

Selasa, 23 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id

Medan – Ratusan mahasiswa penerima Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bersama Pusat Studi Hukum dan Pembaharuan Peradilan (PUSPHA) Sumut memperingatkan seluruh pejabat negara dan petinggi partai politik agar tidak mencoba mengintervensi penanganan kasus dugaan korupsi dana KIP Kuliah yang sedang diusut Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu).

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peringatan itu disampaikan menyusul muncul informasi adanya upaya campur tangan pihak berkuasa untuk membelokkan jalannya proses hukum. “KIP Kuliah adalah harapan masa depan mahasiswa kurang mampu. Menyelewengkan dan menghalangi pengusutannya sama saja merampas hak pendidikan mereka,” tegas perwakilan mahasiswa.

 

Mereka mendukung langkah Aliansi Pemuda Intelektual Indonesia (APII) yang sebelumnya mengungkap dugaan manipulasi data, penyaluran tidak tepat sasaran, pungutan liar, hingga penyalahgunaan wewenang. APII mendesak Kejatisu melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap penggunaan dana tahun 2024–2025, memeriksa rektor, operator, panitia seleksi, serta pihak pengawas di LLDIKTI Wilayah I.

 

Direktur PUSPHA Sumut, Muslim Muis, menegaskan bahwa jika benar ada upaya intervensi, hal itu justru menimbulkan kecurigaan publik. “Semakin keras upaya melindungi, semakin kuat dugaan ada keterkaitan dengan penyimpangan. Biarkan aparat bekerja mandiri,” ujarnya. Ia juga meminta Kejatisu bersikap transparan dan memberlakukan hukum secara setara tanpa pandang jabatan atau kekuasaan.

 

Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu, Rizaldi, SH, MH, menegaskan proses hukum berjalan normal. “Tim bekerja secara profesional dan tidak akan terpengaruh atau diintervensi oleh pihak mana pun. Sejumlah saksi sudah diperiksa dan pengusutan terus diperdalam,” jelasnya.

 

Mahasiswa dan elemen masyarakat berjanji akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga tuntas dan bertanggung jawab hukum.

Facebook Comments Box

Penulis : Armend

Editor : S Tarigan

Berita Terkait

Minggu Kasih di Gereja HKBP Stabat, Kapolres Langkat Ajak Jemaat Bersama Jaga Kamtibmas
Walikota Rico Waas di Merdang Merdem, Jaga Persatuan & Doakan Kabut Asap Segera Berlalu
Arus Peti Kemas PMT Catat 535.494 TEUs, Naik 4 Persen Hingga September 2026
Berangkat Dari Kebutuhan Masyarakat, Pelindo Dukung Perluasan Akses Pendidikan di Belawan, Selaras Dengan Asta Cita
PT Prima Multi Terminal Bagikan Masker kepada Pegawai Cegah Dari Paparan Kabut Asap 
BNCT dan Mitra Strategis Letakkan Fondasi Pendidikan Bagi Generasi Muda Belawan, Melalui Inisiatif Classrooms of Hope 
Pelindo, DP World Foundation Dan Pemkot Medan Berkolaborasi Bangun Sekolah untuk Anak-anak Belawan
Pelindo Regional 1 Dukung Pembangunan SMP di Belawan, Perkuat Akses Pendidikan bagi Generasi Muda
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:24

Minggu Kasih di Gereja HKBP Stabat, Kapolres Langkat Ajak Jemaat Bersama Jaga Kamtibmas

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:20

Walikota Rico Waas di Merdang Merdem, Jaga Persatuan & Doakan Kabut Asap Segera Berlalu

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:02

Arus Peti Kemas PMT Catat 535.494 TEUs, Naik 4 Persen Hingga September 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:11

Berangkat Dari Kebutuhan Masyarakat, Pelindo Dukung Perluasan Akses Pendidikan di Belawan, Selaras Dengan Asta Cita

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:15

PT Prima Multi Terminal Bagikan Masker kepada Pegawai Cegah Dari Paparan Kabut Asap 

Berita Terbaru